Taman Bacaan Buka Kopi Lentera Cafe, Tempat Ngopi Sambil Baca Buku

Syarif Yunus
Dosen Unindra - Direktur Eksekutif Asosiasi DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) - Konsultan - Mhs S3 MP Unpak - Pendiri TBM Lentera Pustaka
Konten dari Pengguna
8 Mei 2024 9:07 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Syarif Yunus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Setelah berkiprah selama 7 tahun, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak Bogor meluncurkan usaha kecil-kecilan “Kopi Lentera Café”, tempat ngopi dan nongkrong asyik berkonsep literasi. Karena saat ngopi atau nongkrong, di setiap mejanya tersedia buku-buku bacaan. Kopi Lentera Cafe ini dikelola penuh oleh relawan dan wali baca TBM Lentera Pustaka.
ADVERTISEMENT
Setiap pengunjung, saat menikmati kopi atau cemilan ringan bisa sambil membaca buku. Kopi Lentera Café, terletak di lantai 2 Rooftop Baca TBM Lentera Pustaka. Menariknya, pengunjung pun bisa menikmati view Gunung Salak di siang hari atau panorama gemerlap lampu Kota Bogor di malam hari. Mengusung “kafenya literasi”, Kopi Lentera Café beroperasi 3 hari dalam seminggu. Yaitu 1) Jumat pukul 15.00-23.00 WIB, 2) Sabtu pukul 15.00-23.00 WIB, dan 3) Minggu pukul 10.00-22.00 WIB. Ciri pembeda Kopi Lentera Café adalah konsep literasinya, "selalu ada buku di meja" yang bisa dibaca setiap pengunjung. Bila tidak mau membaca buku, bisa berdiskusi atau ngobrol seputar buku atau nilai-nilai kehidupan yang bernilai. Dari review beberapa pelanggan, Kopi Lentera Café tergolong murah dan terjangkau. Silakan dicek di https://www.youtube.com/shorts/AQjE7QTD5Eo atau di IG: @kopilentera.cafe.
ADVERTISEMENT
Pendiri TBM Lentera Pustaka, Syarifudin Yunus, menyatakan Kopi Lentera Café ini dibuat sebagai usaha kecil-kecilan untuk para relawan dan wali baca. Agar punya pemasukan untuk ongkos transport dari rumah ke taman bacaan. Dan menariknya, Kopi Lentera dikemas dengan konsep literasi sehingga buku-buku bacaan ada di meja saat menikmati kopi atau cemilan.
“Jadi, Kopi Lentera Café ini nyambung dengan aktivitas taman bacaan yang sudah dijalankan. Di Tengah maraknya kafe-kafe, kita ingin ada kafe yang agak literat. Jangan tinggalkan buku-buku bacaan saat ngopi. Mau dibaca Syukur, nggak dibaca pun tidak apa asal ada bukunya” ujar Syarifudin Yunus di Kopi Lentera.
Ngopi sambil nava buku di Kopi Lentera Cafe di kaki Gunung Salak
Patut diakui, membaca buku saat ini tergolong langka atau dusah terpinggirkan. Maka Kopi Lentera Café mengusung konsep literasi di kafe. Biar bisa jadi alternatif kaum penikmat kopi, biar ada tempat ngopi dan nongkrong yang asyik sambil baca buku. Siapapun yang gemar ngopi atau nongkrong, mungkin Kopi Lentera Café patut dikunjungi dan dicoba. Ngopi yang literat, ada di Kopi Lentera Café.
ADVERTISEMENT
Karena itu, untuk sahabat atau komuntas yang dekat atau kebetulan berada di area kaki Gunung Salak Bogor. Atau yang sedang main dan pelesiran ke Curug Nangka, Curug luhur atau Kawasan wisata Gunung Halimun Salak, ada baiknya mampir dan mencoba sensasi saat ngopi di Kopi Lentera Café. Yukk ngopi asyik sambil baca buku. Salam literasi #KopiLentera #TBMLenteraPustaka #BacaBukanMaen