Google Resmi Buka Data Center di Indonesia, Apa Manfaatnya?

24 Juni 2020 13:50 WIB
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi data center. Foto: Akela999 via Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi data center. Foto: Akela999 via Pixabay
ADVERTISEMENT
Google resmi mengoperasikan data center pertamanya di Jakarta, Rabu (24/6). Ini merupakan data center Google Cloud kedua yang beroperasi di Asia Tenggara setelah Singapura.
ADVERTISEMENT
Google Cloud adalah platform layanan komputasi awan yang ditawarkan oleh Google. Platform ini berjalan di atas infrastruktur yang sama yang digunakan oleh Google untuk produk internalnya, seperti Google Search, YouTube dan Gmail.
Kehadiran data center di Jakarta ini pun akan membantu pelanggan dan calon pelanggan baru dalam memanfaatkan teknologi Google Cloud untuk mengembangkan bisnis mereka secara digital. Sebabnya, lokasi data center yang lebih dekat tentu akan memangkas waktu latensi atau jeda proses waktu dalam menggunakan layanan Google Cloud.
Melalui data center di Jakarta, Google Cloud setidaknya memberikan lima layanan, yang terdiri dari komputasi, database, storage dan keamanan, big data, dan networking.
Ilustrasi data center. Foto: Akela999 via Pixabay
“Misi kami sebagai Google Cloud adalah membantu organisasi mempercepat transformasi mereka dengan menerapkan teknologi digital,” kata CEO Google Cloud, Thomas Kurian, dalam konferensi pers virtual, Rabu (24/6). “Kami menyediakan infrastruktur, platform, dan rangkaian solusi khusus industri guna membantu organisasi dengan transformasi digital.”
ADVERTISEMENT
Kurian menambahkan, pihaknya juga telah bekerja sama dengan pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang siap dengan layanan cloud.
Dia mengklaim bahwa pihaknya telah memberikan 150.000 laboratorium pelatihan langsung di Indonesia tahun ini, akses gratis ke sesi pelatihan Google Cloud, kredit, dan berbagai inisiatif kesiapan karier. Pelatihan tersebut juga mencakup Program Juara GCP (Google Cloud Platform), pelatihan orientasi cloud, serta beasiswa digital dengan Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informatika (Kominfo).
“Saya meyakini bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga-lembaga negara, dunia usaha, perguruan tinggi, masyarakat sipil, dan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci dalam akselerasi, transformasi digital Indonesia,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, menanggapi kerja sama dengan Google Cloud, dalam kesempatan yang sama.
Menkominfo Johnny Plate. Foto: Kominfo
Keberadaan data center Google Cloud pun disambut baik oleh pelaku bisnis yang ingin mengembangkan layanan digital mereka. Menurut Direktur Digital Teknologi Informasi dan Operasi Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Indra Utoyo, misalnya, data center Google di Jakarta bakal semakin membantu layanan yang diberikan pihaknya untuk lebih mudah menjangkau nasabah.
ADVERTISEMENT
“Saat ini, kami menggunakan Apigee, Google Maps Platform API, dan Cloud Vision untuk pengembangan produk,” kata Indra. “Dengan pendekatan hybrid, on-cloud, dan on-premise, baik Google maupun BRI menempatkan keamanan data di prioritas tertinggi. Peluncuran Google Cloud Region di Jakarta mempertegas komitmen Google dan akan membantu kami dalam menjangkau nasabah dengan lebih baik lagi.”
Di Indonesia sendiri, sejumlah perusahaan besar telah menggunakan layanan Google Cloud Platform. Beberapa perusahaan tersebut di antaranya adalah Blue Bird Group, CT Corp, XL Axiata, Sorabel, Gojek, Emtek, Tokopedia, dan Traveloka.