Waspada, Ini yang Bikin Fitur Traction Control Motor Jadi Tak Berfungsi

6 Maret 2022 15:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
All new Yamaha NMax Connected. Foto: Aditya Pratama Niagara
zoom-in-whitePerbesar
All new Yamaha NMax Connected. Foto: Aditya Pratama Niagara
ADVERTISEMENT
Fitur kontrol traksi atau bahasa kerennya traction control makin jamak di sepeda motor. Tak cuma pada segmen moge premium saja, tapi juga entry level ya minimal kelas 150 cc.
ADVERTISEMENT
Sebut ada dua sepeda motor yang sudah menyematkan fitur ini, mulai dari Yamaha NMax dan kompetitornya Honda PCX.
Namun apakah pemilik kedua motor itu sudah tahu fungsi fitur tersebut?
Muslian, Manager After Sales Main Dealer Yamaha PT Thamrin Brothers mengatakan traction control adalah fitur keselamatan yang fungsinya menjaga ban supaya tak slip.
All New Yamaha NMax 155 vs All New Honda PCX 160 Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
Fitur ini berguna ketika pemotor sedang melintasi jalan yang licin, contohnya seperti jalan berpasir atau yang basah bekas diguyur hujan.
"Manfaat fitur keselamatan ini membuat pengguna motor semakin enjoy dalam menjalani kegiatannya, karena dapat melewati kondisi jalan yang licin tanpa khawatir ban slip,” ucapnya.

Dua komponen penting dan cara kerjanya

Setidaknya ada dua komponen penting dalam sistem traction control pada sepeda motor. Pertama speed sensor dan ECU (electronic control unit).
ADVERTISEMENT
Jadi mulanya, speed sensor yang terletak pada roda depan dan belakang, akan mengirimkan sinyal terkait putaran roda ke ECU.
Mencoba all new Yamaha NMax 2020. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
Bila terdeteksi perbedaan putaran yang berlebih pada roda belakang akibat ban selip, ECU akan memundurkan waktu pengapian, serta menghentikan supply bahan bakar sementara.
Dan hasilnya, penyaluran tenaga mesin akan berkurang ke roda belakang, sehingga putaran ban belakang juga ikut menurun. Jadi motor dapat menghindari kemungkinan terjatuh akibat slip.

Waspada sensor rusak

Nah catatan bagi pemilik motor dengan kelengkapan fitur kontrol traksi, harus paham apa yang bisa membuat teknologi ini mengalami gangguan atau bahkan bisa rusak.
Diketahui, traction control mengandalkan perangkat speed sensor yang terletak di bagian roda depan dan belakang, maka area kaki-kaki motor harus dibersihkan dari debu dan kotoran yang menempel.
ADVERTISEMENT
Kemudian, ketika berkendara harus dilakukan secara hati-hati, dan hindari benturan yang dapat merusak perangkat speed sensor.