Imbas Corona, Jualan Mobil Diproyeksi Minus 40 Persen di 2020

6 April 2020 20:18 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Suasana pada pameran GIIAS 2018 di ICE, BSD, Tangerang, Sabtu (4/8). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana pada pameran GIIAS 2018 di ICE, BSD, Tangerang, Sabtu (4/8). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
ADVERTISEMENT
Wabah virus corona, membuat proyeksi penjualan kendaraan bermotor diperkirakan hanya mencapai 600 unit saja di Indonesia, sampai akhir tahun 2020 ini.
ADVERTISEMENT
Bila membandingkannya dengan perolehan 2019 di angka 1 juta unit, artinya ada penurunan sampai 40 persen. Ini merupakan pencapaian terendah industri otomotif Indonesia sejak 10 tahun terakhir.
"Gaikindo sudah keluarkan data pasar tahun ini jadi 600 ribu unit, pasar Januari-Desember turun lebih dari 40 persen," ujar Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor ADM, Senin (6/4).
Booth Daihatsu di GIIAS 2019 Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Mengonfirmasi kepada Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara, dirinya membenarkannya.
"Iya betul diperkirakan ada penurunan sampai 40-50 persen," ujar Kukuh Kumara kepada kumparan.
Dirinya menambahkan, pertimbangan ini diambil setelah melihat data Januari-Februari 2020, di mana perolehan per bulan mencapai 80 ribu unit, atau total 160 ribu unit.
Penjualan mobil di Indonesia sepanjang 2010 sampai 2019. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri
Indonesia sendiri mulai terdampak COVID-19 di Maret, dan diperkirakan penjualannya di bulan ketiga itu hanya bisa setengah dari bulan biasanya, atau di 40 ribu unit.
ADVERTISEMENT
Nah berdasarkan pemikiran Gaikindo, bila saja pada Mei bisa diatasi COVID-19 ini, mungkin Agustus pasar baru bisa membaik (Agustus, September, Oktober, November).
"Sehingga bila diakumulasi, Januari-Maret berjumlah 200 ribu unit, dan bila kita bisa jualan dari Agustus-November totalnya mungkin 300-an dan itu baru 500 ribu unit. Dan harapannya ada tambahan 100 ribuan lagi di Desember jadi 600 ribu unit. Perkiraan kasarnya begitu," tuturnya.
Amelia menambahkan, terkait dengan penjualan Daihatsu sendiri, kurang lebih juga akan bernasib sama dengan estimasi perolehan pasar nasional tersebut.
"Volumenya berapa disesuaikan dengan pasarnya, bila Gaikindo memperkirakan pasar turun 40 persen, pasti kami ikut turun 40-an persen --jualan mobil," tuturnya.