PM Jepang Minta Maaf karena Lewatkan Bagian Penting Pidato di Hiroshima

6 Agustus 2021 11:47 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Keberangkatan PM Jepang Yoshihide dan Mariko Suga menuju Jepang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (21/10). Foto: Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Keberangkatan PM Jepang Yoshihide dan Mariko Suga menuju Jepang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (21/10). Foto: Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden
ADVERTISEMENT
Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga meminta maaf kepada seluruh rakyatnya karena melewatkan salah satu bagian penting pidato yang dibacakannya.
ADVERTISEMENT
Pada Jumat (6/8/2021), Suga tengah menyampaikan pidato peringatan ke-76 bom atom di Hiroshima. Secara tak sengaja, Suga melewatkan salah satu halaman yang mesti dibacanya.
Kejadian ini terungkap saat media pemerintah NHK berhenti menampilkan subtitle pidato yang dibacakan Suga.
Kesalahan tanpa sengaja itu disadari oleh Suga. Ia pun langsung menyampaikan permintaan maaf secara terbuka seusai acara.
Kemenangan Yoshihide Suga jadi pemimpin partai penguasa Jepang. Foto: EUGENE HOSHIKO/AFP
"Saya ingin memakai kesempatan ini untuk meminta maaf karena melewatkan beberapa bagian pidato pada upacara itu," kata Suga seperti dikutip dari Reuters.
Media Kyodo News menyebut, bagian pidato yang dilewatkan Suga cukup penting. Sebab, kalimat yang semestinya dibacakan termasuk soal Jepang satu-satunya negara menderita akibat bom atom dan misinya menciptakan dunia bebas nuklir.
Kejadian ini semakin membuat Suga banjir tekanan. Sebelum ini pemerintahan baru Jepang di bawah Suga dikritik akibat penanganan COVID-19 yang dianggap buruk.
ADVERTISEMENT