Pistol yang Tewaskan Anak Buya Arrazy Milik M, Polisi yang Sedang Mengawal

23 Juni 2022 14:32 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Pol. Gatot Repli Handoko, SIK menyampaikan informasi saat konferensi pers harian di Divhumas Polri, Rabu (9/3/2022). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Pol. Gatot Repli Handoko, SIK menyampaikan informasi saat konferensi pers harian di Divhumas Polri, Rabu (9/3/2022). Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Kelalaian anggota Polri, M, berujung petaka. Putra ustaz kondang Arrazy Hasyim atau lebih dikenal dengan Buya Arrazy Hasyim, meninggal tertembak oleh kakaknya yang memainkan pistol milik M.
ADVERTISEMENT
Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Ganantha mengatakan, M saat itu memang tengah bertugas untuk mengawal Buya Arrazy. Lokasinya di rumah mertua di kawasan Palang, Tuban, Jatim.
"Kejadian di Palang, Tuban. Buya sedang berada di rumah mertuanya. Senjata milik anggota yang sedang bertugas mengawal," kata Ganantha, saat dikonfirmasi, Kamis (23/6).
Peristiwa bermula saat M tengah menjalankan salat Zuhur pada Rabu (22/6). Saat itu, M meletakkan pistol di tas, lalu tas ditaruh di tempat yang dirasa cukup aman.
"Lagi salat Zuhur, senjata ditaruh di tempat aman di tas. Ternyata bisa dijangkau dan terjadi peristiwa itu," tutur dia.
Buya Arrazy Hasyim. Foto: Instagram/@buya_arrazy_hasyim
Namun, rupanya, putra Buya Arrazy yang berumur 5 tahun berhasil menjangkau tas itu. Pistol jadi mainannya, tiba-tiba pistol meletus dan mengenai adiknya yang masih berusia 3 tahun. Hushaim Shah Wali Arrazy meninggal di tempat.
ADVERTISEMENT
Atas kejadian ini, Buya Arrazy dan keluarga memilih untuk tidak berkomentar dan tidak melanjutkan kasus ini ke ranah hukum. Mereka menganggap hal ini sebagai musibah dan sudah ikhlas.
"Buya enggan berkomentar karena ini musibah, sudah memaafkan," ucap dia.
Lokasi tertembaknya anak Buya Arrazy Hasyim di Tuban, yang juga rumah mertua ulama kondang itu. Foto: Dok. Istimewa
Di lokasi berbeda, Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli mengatakan, M merupakan anggota Mabes Polri. Dia belum mau mengungkapkan lebih jauh soal tugas M dalam pengawalan itu.
"Ya, kan, sudah yang didengar sebagai apa. Dia di Mabes Polri," kata Gatot.
Gatot mengatakan, M kini tengah diperiksa di Propam Mabes Polri. M langsung dipulangkan dari Tuban untuk menjalani pemeriksaan terkait peristiwa ini.
"Sudah ada di Mabes dan sedang dilakukan pemeriksaan oleh Propam. Dia harus mempertanggungjawabkan kelalaiannya," ucap dia.
ADVERTISEMENT
Buya Arrazy merupakan dai kondang berusia 36 tahun. Ia merupakan pendiri dan pengasuh lembaga kajian ilmu tasawuf Ribath Nouraniyah Hasyimiyah.