Mobilitas Penduduk di Maluku hingga Papua Meningkat Jelang Nataru

24 Desember 2021 18:45 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kendaraan terjebak macet di ruas Tol Dalam Kota, Jakarta, Rabu (23/12/2020). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kendaraan terjebak macet di ruas Tol Dalam Kota, Jakarta, Rabu (23/12/2020). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Momen libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang semakin dekat ini tak dapat menahan laju mobilitas penduduk untuk bepergian termasuk ke luar kota.
ADVERTISEMENT
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmizi menyampaikan data mobilitas terkini yang cenderung meningkat dibandingkan sebelum pandemi khususnya di luar Jawa-Bali.
Namun untuk Jawa-Bali juga terlihat ada peningkatan sejak awal Desember sampai saat ini walau masih di bawah pra pandemi.
"Saat ini mobilitas penduduk di Maluku, Nusa Tenggara, Papua, terlihat meningkat melebihi kondisi pra pandemi COVID-19," kata Nadia dalam siaran pers virtual, Jumat (24/12).
Mobilitas penduduk yang tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya penularan COVID-19 saat kasus corona saat ini di Indonesia mulai terkendali.
Oleh karena itu, penerapan protokol kesehatan selama melakukan perjalanan dan kegiatan di masa Nataru tetap harus dijaga.
"Saat ini sudah memasuki masa libur nataru di mana banyak masyarakat melakukan perjalan dalam mudik atau liburan. Kami imbau untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan," jelas Nadia.
ADVERTISEMENT