Kemlu Panggil Dubes Inggris Terkait Pengibaran Bendera LGBT di Kedutaan

23 Mei 2022 14:08 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Plt. Jubir Kemlu, Teuku Faizasyah. Foto: Dok. Kemlu
zoom-in-whitePerbesar
Plt. Jubir Kemlu, Teuku Faizasyah. Foto: Dok. Kemlu
ADVERTISEMENT
Kementerian Luar Negeri RI akan memanggil perwakilan Kedutaan besar (Kedubes) Inggris di Jakarta. Pemanggilan itu terkait aksi pengibaran bendera LGBT di lingkungan Kedubes Inggris.
ADVERTISEMENT
Juru Bicara Kemlu Teuku Faizasyah mengatakan, tindakan Inggris menciptakan polemik. Oleh karenanya, Menlu Retno Marsudi memutuskan untuk mengambil tindakan pemanggilan.
"Tindakan (pengibaran bendera LGBT) tersebut, disertai mempublikasikannya melalui akun resmi sosial media Kedubes Inggris (Instagram @ukinindonesia), sangatlah tidak sensitif dan menciptakan polemik di tengah masyarakat Indonesia," papar Faizasyah pada Senin (23/5/2022) ketika dihubungi kumparan.
"Kementerian Luar Negeri mengingatkan perwakilan asing untuk dapat menjaga dan menghormati sensitifitas nilai budaya, agama dan kepercayaan yang berlaku di Indonesia," lanjut dia.
Terkait tujuan pemanggilan, Faizasyah mengatakan hal itu dilakukan demi meminta penjelasan.
"Kementerian Luar Negeri akan meminta klarifikasi kepada Duta Besar Inggris di Jakarta atas kejadian ini. Menlu RI telah meminta pejabat terkait memanggil Dubes Inggris," papar dia.
ADVERTISEMENT
Informasi terkait pengibaran bendera pelangi diunggah akun resmi Kedutaan Besar Inggris di Jakarta @ukinindonesia pada Rabu (18/5/2022).
"Inggris berpendapat bahwa hak-hak LGBT+ adalah hak asasi manusia yang fundamental. Cinta itu berharga. Setiap orang, di mana pun, harus bebas untuk mencintai orang yang mereka cintai dan mengekspresikan diri tanpa takut akan kekerasan atau diskriminasi. Mereka seharusnya tidak harus menderita rasa malu atau bersalah hanya karena menjadi diri mereka sendiri," tulis akun Instagram Kedubes Inggris di Jakarta @ukinindonesia.
Pengibaran bendera LGBT oleh Kedutaan Inggris dilakukan dalam rangka memperingati Hari Internasional Melawan Homofobia, Transfobia dan Bifobia (IDAHOBIT) yang dirayakan pada 17 Mei tiap tahunnya. Bendera itu dikibarkan di samping bendera Union Jack.
ADVERTISEMENT