Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Kata Polda Sumut soal Pelaku Lain di Kasus Bom Mapolres Medan

13 November 2019 21:01 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Polisi berjaga pascabom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut, Rabu (13/11).  Foto: ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi
zoom-in-whitePerbesar
Polisi berjaga pascabom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut, Rabu (13/11). Foto: ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi
ADVERTISEMENT
Menko Polhukam Mahfud MD menyebut ada terduga pelaku lain di kasus bom bunuh diri Mapolrestabes Medan. Terduga pelaku yang belum diketahui peranannya itu melarikan diri.
ADVERTISEMENT
Informasi mengenai pelaku lain di bom bunuh diri tersebut ditanggapi Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto. Ia mengatakan, penyelidikan kasus tersebut masih terus berjalan.
"Kita jalani proses saja, karena penanganan kasus teror oleh Densus 88, kami backup sepenuhnya," ujar Agus dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/11).
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto saat memberikan keterangan pers pada waratawan di lokasi kejadian. Foto: Rahmat Utomo/kumparan
Agus mengatakan, seluruh informasi dan pemberitaan mengenai kasus bom bunuh diri tersebut sepenuhnya berada di Mabes Polri.
"Pemberitaan terpusat oleh Mabes Polri," kata Agus.
Sementara Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, sejauh ini jumlah pelaku bom bunuh diri masih satu orang.
"Sementara hanya 1 orang. Sementara yang ke Polrestabes Medan," kata Mardiaz melalui pesan singkat pada kumparan.
Terkait penyataan Mahfud MD mengenai pelaku lain dalam kasus tersebut, Mardiaz mengatakan masih terus diselidiki.
ADVERTISEMENT
"Didalami," ucapnya.
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan. Foto: Dok. Istimewa.
Sebelumnya Mahfud MD mengatakan, selain satu pelaku yang tewas, ada satu orang lagi terduga pelaku pengeboman yang melarikan diri.
“Penanganan soal bom yang saat ini sudah diketahui pasti korban jiwa ada satu pelaku, dan 4 aparat kita dari polisi, yang satu dari orang biasa luka-luka. Yang satu bombernya lari dan masih pengejaran,” ujar Mahfud di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11).
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten