IDI Puji Andika Perkasa Ungkap Ribuan Prajurit HIV/AIDS: Keren, Kurangi Stigma

3 Desember 2021 14:27 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ketua Satgas COVID-19 IDI, Zubairi Djoerban. Foto: Facebook/Zubairi Djoerban
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Satgas COVID-19 IDI, Zubairi Djoerban. Foto: Facebook/Zubairi Djoerban
ADVERTISEMENT
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengakui dalam kurun waktu 10 tahun ini tercatat sebanyak 1.826 prajurit terinfeksi HIV/AIDS. Pengakuan ini pun diapresiasi oleh Ketua Dewan Pertimbangan IDI Prof Zubairi Djoerban.
ADVERTISEMENT
"Saya harus katakan bahwa Jenderal Andika Perkasa ini keren," kata Zubairi dalam akun Twitternya, Jumat (3/12).
Zubairi adalah ahli yang sudah sejak 1983 menemukan kasus pertama HIV/AIDS di Indonesia. Jadi, ia tahu betul bagaimana menghadapi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA).
"Bersikap terbuka adalah cara yang amat bagus untuk mengurangi stigma dan penularan," ungkapnya.
"Sehingga para ODHA tahu bahwa mereka tidak sendirian dan tidak malu untuk melakukan pengobatan yang tepat," imbuh Zubairi.
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memberikan keterangan kepada pers usai kunjungan ke Mabes Polri, Selasa (23/11/2021). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Panglima TNI sebelumnya mengaku tak malu mengungkap apa yang terjadi di tubuh TNI. Menurutnya, hal ini bukan aib.
"Kami tidak perlu malu mengungkapkannya karena faktanya kami punya prajurit yang terinfeksi virus tersebut," kata Andika di Jayapura, seperti dilansir Antara.
Dia mengakui, saat ini kesatuan terus memberikan pendampingan kepada prajurit dan keluarganya, agar mereka bisa disiplin dalam melakukan pengobatan di fasilitas kesehatan TNI AD.
ADVERTISEMENT
Dengan berdisiplin, maka harapan hidup dapat lebih tinggi, karena walaupun belum ada obat yang menyembuhkan, namun pengobatan yang ada saat ini dapat memberikan daya tahan bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA).