Heboh Wali Kota Makassar Nonaktifkan Seluruh Ketua RT dan RW

7 April 2021 15:25 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Dhani'. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Dhani'. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto membuat heboh atas pernyatannya. Dia berencana akan menonaktifkan seluruh ketua RT dan RW di Makassar, Sulsel. Wacana ini membuat heboh dan menjadi perbincangan warga Makassar.
ADVERTISEMENT
Diduga alasan Danny melakukan kebijakan tersebut karena beberapa dari mereka tidak mendukung program pemerintah Makassar Recover.
"Ini adalah usaha pemerintah untuk me-resetting," kata Danny Pomanto kepada wartawan, Rabu (7/4).
Kota Makassar memiliki sebanyak 4.446 ketua RT dan 885 RW. Setelah mereka diberhentikan, Danny berencana mengganti jabatan dan tugas ketua RT dan RW dengan Pelaksana Tugas (Plt) sampai pemilihan ketua RT/RW pada tahun 2022 mendatang.
"Setelah diberhentikan semua. Maka kami akan mengangkat Plt, bisa saja yang diberhentikan yang diangkat jadi Plt dan bisa saja tidak lagi menjadi Plt. Tergantung seberapa besar mereka bisa bekerjasama dengan pemerintah," jelasnya.
Pencopotan jabatan dan pengangkatan Plt itu akan dilakukan Dhany pekan depan.
Danny juga mengatakan, pemberhentian seluruh RT dan RW ini juga akan diikuti dengan aturan baru, yaitu pengangkatan RT/RW tidak lagi diangkat oleh Lurah setempat, namun langsung dilakukan oleh Wali Kota Makassar.
ADVERTISEMENT
"Artinya, harkat RT/RW diangkat. Bukan lagi mengantongi SK Lurah," tutupnya
==
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona