Gunung Merapi Keluarkan 3 Rentetan Awan Panas Guguran

25 Januari 2024 18:11 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Luncuran awan panas Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (14/3/2023). Dok: Andreas Fitri Atmoko/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Luncuran awan panas Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (14/3/2023). Dok: Andreas Fitri Atmoko/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Gunung Merapi yang berada di antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan 3 rentetan awan panas guguran (APG) pada Kamis sore (25/1).
ADVERTISEMENT
"Terjadi 3 kali Awan Panas Guguran di Gunung Merapi tanggal 25 Januari 2024," kata Kepala BPPTKG Agus Budi dalam laporan tertulisnya, Kamis (25/1).
APG pertama terjadi pada 16.06 WIB, lalu yang kedua pada 16.09 WIB, dan ketiga pada 16.13 WIB.
"Dengan Amplitudo max 29 mm. Durasi 150.6 detik, jarak luncur maksimal 1500 meter ke Barat Daya (Kali Bebeng). Visual Gunung Merapi tampak dan arah angin ke Timur," katanya.
Sampai saat ini status Gunung Merapi tidak berubah yaitu level III atau siaga.
"Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan," katanya.
Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya yaitu Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak dan Bebeng sejauh maksimal 7 km.
ADVERTISEMENT
Lalu, pada sektor tenggara potensi bahaya meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Apabila terjadi letusan eksplosif maka lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.