Fadli Zon Klarifikasi soal Dikaitkan dengan Tersangka Terorisme dr Sunardi

16 Maret 2022 14:04 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
ADVERTISEMENT
Anggota DPR Fadli Zon mengklarifikasi isu yang mengaitkan dirinya dengan organisasi yang diikuti tersangka terorisme yang tewas dalam penyergapan oleh Densus 88, dokter Sunardi.
ADVERTISEMENT
Isu ini muncul setelah foto lama Fadli pada tahun 2015 yang menyerahkan donasi kepada Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS) untuk membantu mengatasi krisis kemanusiaan di Suriah. FIPS terdiri dari sejumlah organisasi kemanusiaan.
Foto kegiatan penyerahan donasi itu diunggah akun Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI). Densus 88 baru-baru ini menembak mati dr Sunardi yang disebut polisi sebagai penanggung jawab HASI.
Fadli Zon saat menjabat Wakil Ketua DPR menerima Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS) yang dipimpin oleh Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) pada tahun 2015. Hadir juga Fahri Hamzah yang juga Wakil Ketua DPR. Foto: Twitter/@fadlizon
Dalam salah satu foto kegiatan yang dihadiri juga oleh pimpinan DPR lainya dan diliput wartawan itu, terdapat juga seorang aktivis FIPS yang mengenakan baju rompi dengan logo HASI di dada kiri.
Atas munculnya kembali foto lawas itu, Fadli menegaskan dirinya tak terkait terorisme. Fadli mengatakan upaya --yang dia sebut dari buzzer-- untuk mengaitkan kegiatan itu dengan terduga teroris adalah fitnah belaka. Ia menyebut secara politik, ini adalah fitnah yang kotor.
ADVERTISEMENT
"Penjelasan ini saya buat untuk menepis fitnah sejumlah orang yang secara insinuatif berusaha memutarbalikkan dukungan saya terhadap aksi kemanusiaan seolah adalah bentuk dukungan terhadap terorisme. Itu fitnah yang sangat kotor dan keji sekali," kata Fadli Zon dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/3).
Fadli Zon saat menjabat Wakil Ketua DPR berfoto usai menerima Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS) pada tahun 2015. Kegiatan di gedung DPR ini juga diliput jurnalis. Foto: Twitter/@fadlizon
Fadli menjelaskan, saat menjadi Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (2014-2019), setiap hari dia menerima berbagai delegasi hingga puluhan orang. Mereka mewakili berbagai spektrum golongan dan kepentingan, baik untuk keperluan audiensi, penerimaan pengaduan, maupun courtesy call.
"Sebagai wakil rakyat, saya selalu bersikap terbuka terhadap seluruh anggota masyarakat, apapun suku, ras, agama, serta afiliasi politiknya. Itu adalah bagian dari tugas representasi saya sebagai anggota DPR RI," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
Fadli menjelaskan pada 28 Mei 2015, ia bersama Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, menerima permintaan delegasi kemanusiaan dari Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS) yang dipimpin oleh Ustaz Bachtiar Nasir (UBN). Saat itu, mereka menyampaikan perkembangan situasi pengungsi Suriah di perbatasan Turki yang membutuhkan bantuan dari masyarakat Indonesia.
Fadli Zon saat menjabat Wakil Ketua DPR menerima Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS) pada tahun 2015. Hadir juga Waket DPR Fahri Hamzah. Foto: Twitter/@fadlizon
Fadli Zon dan Fahri Hamzah saat menjabat Wakil Ketua DPR menerima Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS) yang dipimpin oleh Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) pada tahun 2015. Foto: Twitter/@fadlizon
"Karena dana dikumpulkan dari masyarakat Indonesia, mereka kemudian meminta saya dan Saudara Fahri Hamzah sebagai representasi pimpinan wakil rakyat untuk secara simbolik menyerahkan bantuan kemanusiaan tersebut kepada FIPS. Penyerahan bantuan simbolik ini diabadikan oleh para wartawan yang hadir," jelasnya.
Fadli mengatakan setiap kegiatan sebagai anggota dan pimpinan DPR saat itu, selalu didokumentasikan sebagai bentuk keterbukaan sekaligus pertanggungjawaban publik. Ia pun menegaskan semua dana yang dikumpulkan FIPS bukan merupakan sumbangan darinya dan Fahri.
ADVERTISEMENT
"Sebagai catatan, semua dana yang tertera dalam simbol (USD 20,000) adalah dana yang dikumpulkan oleh FIPS dari masyarakat Indonesia, bukan sumbangan pribadi saya atau Saudara Fahri Hamzah," kata dia.
ADVERTISEMENT
Waketum Gerindra ini menambahkan dirinya dan Fahri kenal dengan tiga anggota delegasi FIPS, yaitu Ustaz Bachtiar Nasir, Mustofa Nahra, serta pengacara Achmad Michdan. Namun, empat orang lainnya dia tidak kenal.
Sebelum bertamu ke DPR, kata dia, pada 21 Mei 2015 FIPS juga telah bertamu ke Kemlu yang diterima Wamenlu. Kemlu menyambut baik kegiatan FIPS dan mengakui pemerintah Indonesia memiliki pemikiran serta visi yang sama dengan FIPS terkait bantuan kemanusiaan bagi rakyat Suriah yang saat itu sangat membutuhkan pertolongan kemanusiaan.
"Penerimaan terhadap delegasi FIPS adalah bentuk dukungan terhadap aksi kemanusiaan. Ketika masyarakat Indonesia menyumbang rumah sakit di Gaza, sebagai Wakil Ketua DPR RI saya juga diminta untuk menyerahkan bantuan tersebut secara simbolik," tutup Fadli Zon.
ADVERTISEMENT