BPOM: Vaksinasi Corona untuk di Atas 70 Tahun Boleh, Perlu Pendampingan Dokter

7 Februari 2021 17:14 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kepala BPOM Penny Lukito (kanan), saat konferensi pers tinjau pangan hasil pengawasan. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala BPOM Penny Lukito (kanan), saat konferensi pers tinjau pangan hasil pengawasan. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
ADVERTISEMENT
BPOM telah menyetujui penggunaan vaksin corona Sinovac untuk lansia di atas 60 tahun. Hal ini berdasarkan uji klinis I dan II di China serta data interim uji klinis III di Brasil.
ADVERTISEMENT
"Subjek Brasil sudah 600 orang memang untuk lansia di bawah 70 tahun jadi lansia 59-70 tahun," kata Kepala BPOM Penny Lukito dalam jumpa pers virtual, Minggu (7/2).
Lalu bagaimana dengan lansia mereka yang berusia di atas 70 tahun?
Kepala BPOM Penny Lukito memberikan keterangan pers soal izin penggunaan vaksin CoronaVac dari Sinovac untuk lansia, Minggu (7/2/2021). Foto: Youtube/BPOM
"Oleh karena itu di atas 70 tahun tentu perlu ada pertimbangan khusus, pendampingan dokter dan yang melakukan screening saat pemberian vaksin," ungkap Penny.
Jadi ditegaskan Penny, bukan berarti vaksin Sinovac tidak boleh diberikan untuk lansia di atas 70 tahun. Hanya saja, data yang BPOM terima untuk hasil uji klinis III di Brasil sampai dengan usia 70 tahun,
"Artinya apabila diberikan pada usia di atas 80 tahun perlu pertimbangan khusus, spesifik, individu, saat melakukan screening dengan kehati-hatian," tutupnya.
ADVERTISEMENT