6 Korban Kecelakaan Bus di Magetan Akan Dimakamkan di TPU Sasono Loyo Simongan

4 Desember 2022 22:55 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Suasana di salah satu sudut jalan di RT 5 RW 2, Manyaran, Semarang Barat yang warganya jadi korban kecelakaan di Magetan. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di salah satu sudut jalan di RT 5 RW 2, Manyaran, Semarang Barat yang warganya jadi korban kecelakaan di Magetan. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
ADVERTISEMENT
Enam warga Manyaran, Semarang Barat, Kota Semarang, tewas dalam kecelakaan maut di Magetan, Jawa Timur, Minggu (4/12). Bus pariwisata yang mereka tumpangi masuk jurang sedalam 31 meter.
ADVERTISEMENT
Pihak kelurahan pun menyiapkan tempat pemakaman bagi para korban sembari melakukan pendataan.
Lurah Manyaran, Kanti Lestari, mengatakan para korban sebagian besar warga RT 5 RW 2. Mereka yakni sepasang suami istri bernama Sutardjo dan Fitri, lalu pasutri lain bernama Kabul dan Sumiyati, serta Sukini. Kemudian Wahid warga RW 1.
"Jumlah korban yang kami terima ada 7 tapi yang 1 itu bukan dari Kelurahan Manyaran itu driver dari Kemijen (Kecamatan Semarang Timur). Jadi ada 6 warga Manyaran," ujar Kanti kepada wartawan, Minggu (4/12).
Nantinya, keenam korban akan dimakamkan di TPU Sasono Loyo Simongan Semarang Barat, usai diserahterimakan di kantor Kelurahan Manyaran.
"Nanti dari Magetan yang akan bawa ke sini dan diserahkan ke Kota Semarang setelah itu dari Kelurahan Manyaran nanti langsung ke RT 5 RW 2 untuk diserahkan ke rumah dukanya masing-masing," jelas dia.
ADVERTISEMENT
Ia menyebut, ada dua bus yang diberangkatkan dalam acara piknik di Telaga Sarangan. Masing-masing bus mengangkut 50 orang.
"Itu ada 2 bus dari RT 5 RW 2 yang mana itu menuju Telaga Sarangan dan kejadiannya itu satu bus sudah di titik lokasi dan satu ini yang mengalami kecelakaan. Satu bus itu 50 (orang), hampir seratusan kurang lebih karena dari kapasitas bus yang satu itu 50 jadi kurang lebihnya ada 100 (peserta)," kata Kanti.