170 Diamankan Polisi Usai Demo Tolak PPKM di Bandung, Diindikasikan Anarko

22 Juli 2021 19:48 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Sejumlah pemuda yang mengikuti aksi di Balai Kota Bandung diamankan
oleh polisi. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pemuda yang mengikuti aksi di Balai Kota Bandung diamankan oleh polisi. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
ADVERTISEMENT
Sekitar 170 orang sempat diamankan polisi usai demo tolak PPKM yang dilakukan di Balai Kota Bandung. Diindikasikan, sejumlah orang yang diamankan tersebut terkait dengan kelompok Anarko sebab ada identitas berupa bendera hingga pakaian yang mengarah pada kelompok tersebut.
ADVERTISEMENT
"Ada indikasi mereka kelompok-kelompok Anarko karena kita temukan bendera, ada beberapa pakaian yang identitasnya Anarko," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang di Polrestabes Bandung, Kamis (22/7).
Sekitar 170 orang yang sempat diamankan kini telah dipulangkan usai dilakukan pendataan. Adapun aksi lanjutan yang digelar usai aksi di Balai Kota dipastikan tak mendapatkan izin dari polisi sehingga dibubarkan.
Dalam aksi tersebut, diketahui massa melakukan penutupan jalan hingga terjadi kemacetan bahkan merusak fasilitas publik.
"Karena kegiatan di Dukomsel kemarin yang kita bubarkan oleh Kapolres itu tidak memiliki izin, tidak memberitahukan bahwa akan melakukan unjuk rasa," ucap Adanan.
"Mereka bukan dari elemen pengemudi ojol, atau pedagang, mereka murni kelompok yang memang berseberangan dengan kebijakan pemerintah," lanjut dia.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, ratusan orang yang diamankan tersebut terdiri dari pelajar tingkat menengah pertama hingga pengangguran. Di antara mereka, polisi mendapati adanya massa yang membawa bom molotov. Barang berbahaya itu dipastikan telah diamankan dan bakal diselidiki lebih lanjut.