12 Saksi Ambruknya Plafon Margo City Depok Rata-rata Dengar Suara Ledakan

23 Agustus 2021 19:47 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Situasi Mal Margo City Depok, Sabtu (21/8).  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Situasi Mal Margo City Depok, Sabtu (21/8). Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Polres Metro Depok memeriksa sebanyak 12 orang saksi terkait ambruknya plafon Mal Margo City Depok yang diduga karena kebocoran gas.
ADVERTISEMENT
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno, mengatakan sejumlah saksi sempat mendengar suara ledakan saat kejadian tersebut.
“Rata-rata mendengar ledakan kemudian atap runtuh,” ujar Yogen, Senin (23/8).
Kebocoran pipa gas itu menyebabkan lift barang jatuh dari lantai tiga ke lantai dasar. Hingga akhirnya mengakibatkan plafon ambruk. Terkait dugaan adanya api, polisi belum memberikan keterangan
“Dari pihak labfor menyatakan memang tidak ditemukan adanya jelaga, ada sedikit tapi dari daerah dapur,” terang Yogen.
Soal luka yang dialami empat korban, Yogen menduga itu disebabkan karena hawa panas yang disebabkan gas. Meski begitu, polisi masih melakukan penyelidikan terkait dugaan kelalaian dari pihak pengelola.
“Apabila nanti ditemukan, layak tindak pidana, ya kan kita naikkan proses penyidikan,” ucap Yogen.
Garis polisi terpasang di depan pintu masuk mal MargoCity, Depok, Jawa Barat, Sabtu (21/8/2021). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO
Hingga kini, Polres Metro Depok belum melakukan penyelidikan yang berkaitan dengan kesalahan teknisi. Sebab, pihaknya belum menerima laporan perkembangan baru.
ADVERTISEMENT
“Dari manajemen terkait engineering segala macam, belum kita panggil tapi nanti kita periksa, jadi belum ada kesimpulan,” pungkas Yogen.
Sebelumnya, Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar menegaskan suara ledakan dari Margo City mal bukan bom. Berdasarkan hasil pemeriksaan, suara tersebut berasal dari lift barang yang jatuh akibat pipa gas bocor.
“Lift barang yang jatuh menghancurkan atap dan dinding sehingga terdengar suara keras,” ucapnya.
Polisi telah mengirimkan sampel pipa mal ke Puslabfor Polri untuk meneliti penyebab peristiwa tersebut.