Terlihat Tegar, Teddy Syach Ungkap Momen Terberat Jelang Kepergian Rina Gunawan

7 Maret 2021 11:00 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Artis Rina Gunawan saat ditemui dikawasan Tendean, Jakarta, Jumat, (22/1/2021). Foto: Ronny
zoom-in-whitePerbesar
Artis Rina Gunawan saat ditemui dikawasan Tendean, Jakarta, Jumat, (22/1/2021). Foto: Ronny
ADVERTISEMENT
Duka mendalam masih menyelimuti keluarga mendiang Rina Gunawan yang meninggal dunia pada 2 Maret lalu. Terlebih bagi suami Rina, Teddy Syach, dan kedua buah hati mereka.
ADVERTISEMENT
Ketegaran Teddy Syachkala melepas kepergian sang istri bahkan membuat publik simpati. Ia mengaku bahwa dirinya memang harus tegar menerima kenyataan hidup tersebut.
“Ya, bahwa tegar itu karena saya harus tegar,” ungkap Teddy Syach di kediamannya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, belum lama ini.
Aktor Teddy Syah bersama keluarga saat menghadiri pemakaman istrinya, Rina Gunawan di TPU Tanah Kusir. Foto: Ronny
Menurut Teddy, momen terberat yang ia rasakan bukanlah saat mengantar sang istri ke peristirahatan terakhirnya. Yang paling berat ia rasakan adalah pada tiga hari sebelum kepergian Rina.
“Yang terberat adalah tiga hari sebelum almarhumah berpulang. Itu sangat berat. Saya merasakan patah hati yang teramat sangat,” ungkapnya dengan nada tercekat.
Saat itu, Teddy mengaku bahwa perasaannya benar-benar hancur. Dia bahkan meluapkan seluruh emosinya dan kesedihannya yang mendalam di dalam kamar.
ADVERTISEMENT
“Entah kenapa sampai saya harus lari terima telepon, masuk ke kamar, dan telepon ibu saya di dalam kamar dan tutup bantal. Ya, saya luapin emosi habis di situ,” kenang Teddy.
Aktor Teddy Syah menghadiri pemakaman istrinya, Rina Gunawan di TPU Tanah Kusir. Foto: Ronny
Sampai akhirnya, saat kepergian Rina, Teddy berusaha untuk tegar dan menerima kenyataan bahwa Rina telah meninggalkan dirinya dan anak-anak untuk selamanya.
"Sebagai seorang suami, saya harus berikan contoh kepada anak saya bahwa suatu saat kamu yang akan antar saya ke sana, kamu harus lakukan hal yang sama (tetap tegar),” tukasnya.
Oleh sebab itu, Teddy mengajak putranya untuk melihat lebih dekat proses pemakaman yang digelar dengan protokol COVID-19 itu. Hal ini tentu juga menjadi pelajaran yang berharga bagi buah hatinya kelak.
ADVERTISEMENT
“Jadi, intinya perhatikan, saya harus memberikan pendidikan kepada putra saya,” pungkasnya.