Kondisi Bens Leo Sebelum Meninggal karena COVID-19: Saturasi Terus Menurun

29 November 2021 12:46 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pengamat musik, Bens Leo. Foto: @bensleo52
zoom-in-whitePerbesar
Pengamat musik, Bens Leo. Foto: @bensleo52
ADVERTISEMENT
Pengamat musik Benedictus Benny Hadi Utomo alias Bens Leo meninggal dunia pagi ini, Senin (29/11), pukul 08.24 WIB, di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta. Beliau mengembuskan napas terakhir di usia 69 tahun usai berjuang melawan COVID-19.
ADVERTISEMENT
Mengenai itu dikonfirmasi kebenarannya oleh salah seorang sahabat Ria, yang juga adalah adik kandung Armand Maulana. Menurut Ria, Bens Leo sudah dirawat di rumah sakit selama lebih dari seminggu.
Pengamat musik, Bens Leo. Foto: Antara
"Itu tanggal 21 kalau enggak salah, antara 20 atau 21. Sekitar 10 hari. Satu minggu lebih," ucap Ria saat dihubungi awak media.
Lebih lanjut, Ria mengatakan bahwa Bens Leo sudah mengalami sesak napas kala dilarikan ke rumah sakit. Selama dirawat, saturasi oksigennya terus menurun.
"Iya, (meninggal karena) COVID-19. Terus, saturasinya turun terus sampai 74. Turun terus saturasinya dan akhirnya pakai ventilator, kan, waktu itu. Jadi, memang setiap hari itu turun terus sampai waktu itu kita tahu sampai 74. Jadi, dari 97, terus turun-turun gitu," tuturnya.
Pengamat Musik, Bens Leo. Foto: Munady
"Memang saturasinya setiap beberapa hari, tuh, turun. Terakhir, dua hari yang lalu, 74, kata istrinya. Katanya, 'Doain, ya, Mas Bens saturasinya turun,'" tambah Ria.
ADVERTISEMENT
Tak cuma Bens Leo yang mengidap COVID-19. Anak dan istrinya pun tertular virus corona. Mereka sekeluarga dirawat di Rumah Sakit Fatmawati.
Belum diketahui kapan jenazah Bens Leo dimakamkan. Pihak keluarga tak mengabarkan mengenai itu lantaran khawatir pemakaman akan menimbulkan kerumunan.