Igor Saykoji: Kita Bukan 01 atau 02, tapi Indonesia

21 April 2019 19:06 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Igor Saykoji. Foto: Munady/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Igor Saykoji. Foto: Munady/kumparan
ADVERTISEMENT
Ignatius Rosoinaya Penyami alias Igor Saykoji tampil di acara bertajuk 'Panggung Gembira' yang diadakan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Minggu (21/4).
ADVERTISEMENT
Dalam acara tersebut, Igor menyanyikan tiga lagu dan mengganti liriknya dengan dukungan kepada Joko Widodo (Jokowi).
Igor mengaku kagum dengan Jokowi karena sosok tersebut cukup dekat dengan masyarakat. Jokowi kata Igor, juga mempresentasikan orang dengan latar belakang biasa tapi mampu menjadi seorang presiden.
"Ya memang datangnya bukan dari orang yang memang sudah ada di lingkup elit politik jauh-jauh hari, tapi awalnya merasa kayak cita-cita ingin jadi presiden nah ini contohnya. Jokowi sosok yang menurut gue erat, dan juga membawa optimisme sehingga gue merasa support," kata Igor Saykoji.
Igor Saykoji. Foto: Aria Pradana/kumparan
Pria kelahiran Balikpapan, Kalimantan Timur, tersebut mengatakan telah memberikan dukungan dan memilih Jokowi sejak pilpres 2014 lalu. Alasannya kali ini, tetap mendukung petahana karena selama Igor berkeliling Indonesia, dirinya melihat hasil nyata dari perubahan yang dilakukan oleh Jokowi.
ADVERTISEMENT
"Dari 2014 sampai saat ini gue banyak traveling keliling Indonesia, banyak juga ke daerah timur dan melihat sendiri perubahan dan juga optimisme yang bukan cuman diramaikan waktu kampanye. Tapi dengan melihat sendiri optimisme teman-teman yang tinggal di Indonesia Timur," terangnya.
Tidak hanya mendukung Jokowi, pelantun 'Jalan Panjang' tersebut turut memberikan komentar terkait dengan hasil quick count dari sejumlah lembaga survei yang menunjukkan bahwa pasangan Jokowi-Maruf memenangkan pemilihan presiden. Igor yakin bahwa lembaga survei tersebut bekerja secara kredibel dan realistis.
"Quick count ya penghitungan cepat tapi dengan jumlah sampel yang sampai saat ini kalau kita lihat hasilnya dari resmi KPU kita masih belum tahu. Tapi kalau gue senang dan gue optimis, karena kalau gue lihat dari tahun ke tahun, memang quick count itu cukup realistis, akurat, dan kredibel," kata Igor.
ADVERTISEMENT
"Karena gue sendiri pilkada kemarin pilih Ahok, dan memang sesuai quick count enggak menang dan sesuai kenyataan memang seperti itu. Jadi gue sih yakin teman-teman dari lembaga survei ini juga bekerja keras dan enggak asal," sambungnya.
Meski kondisi perpolitikan nasional cukup panas usai saling klaim kemenangan, Igor telah jauh-jauh hari berdiskusi dengan teman-teman artis yang berbeda sikap dengan dirinya.
Igor Saykoji Foto: Munady
Menurut pria berusia 35 tahun ini, setelah hasil pemilu ditetapkan oleh KPU, maka semua pihak harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa supaya tidak terjadi perpecahan yang dapat menimbulkan konflik terus-menerus.
"Kita bukan 01 atau 02, tetapi Indonesia. Yang penting dilihat adalah itu. Untuk apa kita ramai dan berisik soal siapa yang kita dukung, kalau kita lupa arti demokrasi. Itu bagian dari kita bernegara, ya selesai dari pemilu, negara kita cuma Indonesia, bukan Indonesia 01 atau Indonesia 02. Kembali lagi, hanya satu bentuk, Bhinneka Tunggal Ika, Indonesia," terangnya.
ADVERTISEMENT
Sebagai pribadi yang mendukung pasangan Jokowi-Maruf, pelantun 'Saya Pasti Bisa' ini merasa yakin apabila pasangan tersebut mampu menjadikan Indonesia lebih maju.
Setelah pemenang pilpres diumumkan, maka tanggung jawab dan tugas bukan hanya diemban oleh pasangan tersebut, namun juga segenap masyarakat Indonesia.
"Saat ini, data yang kita punya cuma hasil quick count, berarti 54-55 persen dan masih bisa bertambah. Katakanlah jumlah orang Indonesia yang memilih Jokowi. Tanggung jawab bukan cuma di Jokowi, tetapi juga kita yang memilih untuk membangun Indonesia," jelasnya.
Sebagai warga negara Indonesia, Igor Saykoji berharap agar presiden yang terpilih kelak dapat membangun Indonesia menjadi lebih baik. Selain itu, ia juga mengharapkan supaya NKRI mendapatkan tempat dan menjadi sorotan di mata dunia Internasional.
ADVERTISEMENT
"Elegannya kita sebagai warga negara yang saat ini sedang dikagumi oleh berbagai negara lain, penting banget untuk kita, bangsa Indonesia yang plural, multi suku budaya agama, tunjukkan," ucap Igor Saykoji.
"Mungkin seharusnya kita menjadi negara contoh untuk negara-negara lain. Gue yakin, kalau itu bisa kita pegang, kita enggak akan kalah dengan negara-negara lain," lanjutnya.