Serie A Cepatlah Bergulir, Douglas Costa Sudah Tak Tahu Mau Ngapain Lagi

14 April 2020 14:57 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pemain Juventus Douglas Costa berebut bola dengan pemain AC Milan Leo Duarte di Stadion Juventus Allianz, Turin. Foto: AFP/Marco Bertorello
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Juventus Douglas Costa berebut bola dengan pemain AC Milan Leo Duarte di Stadion Juventus Allianz, Turin. Foto: AFP/Marco Bertorello
ADVERTISEMENT
Gara-gara mewabahnya virus corona, tak ada sepak bola untuk Douglas Costa sejak awal Maret 2020. Serie A 2019-20 ditangguhkan, Coppa Italia juga, begitu pula dengan Liga Champions.
ADVERTISEMENT
Yang lantas pemain sayap milik Juventus itu lakukan adalah berdiam diri di rumah menyusul kebijakan karantina di Italia. Tatkala pulang ke Brasil pada akhir Maret pun, dia juga cuma melakukan aktivitas di rumah.
Situasi tersebut lama-lama membuatnya merasa jenuh karena melakukan aktivitas yang itu-itu saja setiap hari. Dia pun berharap kompetisi musim ini segera dilanjutkan, setidaknya dalam jangka waktu sebulan ke depan.
"Aku berlatih setiap hari. Sekarang aku di rumah bersama keluarga dan menghabiskan waktu bersama orang yang aku cintai. Tapi karena terkurung seperti ini, aku sudah tidak tahu mesti ngapain lagi," keluh Costa melalui Instagram Live, dilansir Football-Italia.
Douglas Costa, penyerang Juventus. Foto: Isabella BONOTTO / AFP
Keinginan Costa bisa saja jadi kenyataan setelah beberapa waktu lalu, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menyatakan bahwa mereka berencana melanjutkan Serie A musim ini pada akhir April atau awal Mei mendatang.
ADVERTISEMENT
Situasi terkini terkait corona di Italia yang mulai membaik jadi faktornya. Itu terlihat dari peningkatan jumlah kasus per harinya terus menurun. Pada Minggu (12/4), angka kematian akibat corona di sana juga mencapai angka terendah dalam tiga pekan (431).
Akan tetapi, dokter ahli penyakit menular bernama Giovanni Rezza menyampaikan bahwa Serie A belum bisa dilanjutkan. Dia menilai ide tersebut tak bijak karena sifat olahraga sepak bola sendiri yang tetap memungkinkan terjadinya penularan.
"Politik akan menentukan segalanya. Namun, yang jelas, ini adalah olahraga dengan kontak tubuh yang intens. Tentu saja, risiko penularan akan sangat besar," jelas Rezza, dikutip dari AFP.
Kalau begini, Costa sepertinya mesti menunggu sedikit lebih lama lagi untuk kembali merumput. Apalagi sebelumnya FIFA juga meminta agar kompetisi tak buru-buru dilanjutkan jika situasi belum normal 100 persen.
ADVERTISEMENT
***
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!