Kylian Mbappe Diundang Macron & Emir Qatar, Dibujuk Bertahan di PSG?

27 Februari 2024 12:45 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pemain Paris Saint-Germain Kylian Mbappe berebut bola dengan pemain Real Sociedad Hamari Traore pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Parc des Princes, Paris, Prancis, Kamis (15/2/2024). Foto: Gonzalo Fuentes/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Paris Saint-Germain Kylian Mbappe berebut bola dengan pemain Real Sociedad Hamari Traore pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Parc des Princes, Paris, Prancis, Kamis (15/2/2024). Foto: Gonzalo Fuentes/REUTERS
ADVERTISEMENT
Kylian Mbappe diundang makan malam bersama Presiden Prancis, Emmanuel Macron; serta Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani; di Istana Elysse, Paris, pada Selasa (27/2). Bos Paris Saint Germain (PSG), Nasser Al Khelaifi, turut mengambil bagian pada perjamuan tersebut.
ADVERTISEMENT
Menurut laporan Goal International, agenda utama dari acara makan malam tersebut adalah diskusi Macron dan Emir Qatar soal isu gencatan senjata dan pembebasan sandera konflik Palestina-Israel. Mbappe dan Khelaifi hanya menjadi bagian formal pada agenda itu dan tidak membahas isu internal konflik perang tersebut.
Namun, agenda tersebut sekaligus akan menjadi ajang bagi Macron dan Khelaifi untuk mencegah Mbappe keluar dari skuad PSG. Pasalnya, hal ini pernah dilakukan oleh Macron dan Khelaifi, ketika terang-terangan mendesak bomber Timnas Prancis itu untuk bertahan di Parc de Princes pada awal musim lalu.
Ekspresi Kylian Mbappe dari Paris St Germain setelah pertandingan pada laga pekan ke-29 Liga Prancis 2022/23 di Stadion Parc des Princes, Paris, Senin (3/4/2023). Foto: Sarah Meyssonnier/Reuters
Macron menjadi dalang utama bagi Mbappe dalam mengurungkan niatnya hijrah dari PSG dan pada bursa transfer musim panas 2023/24. Bahkan, Macron tegas mendesak Mbappe untuk segera meneken kontrak baru bersama PSG kala itu.
ADVERTISEMENT
Mbappe sudah membulatkan tekadnya untuk pergi dari klub besutan Luis Enrique itu. Rumornya, Real Madrid menjadi kandidat kuat pelabuhan baru bagi wonderkid jebolan AS Monaco tersebut. Lewat keterangan tertulis, PSG juga mengkonfirmasi soal keluarnya Mbappe dari line up PSG pada musim 2024/25 belum lama ini.
"Ya, dia [Kylian Mbappe] akan pergi. Kami [PSG] telah memiliki rencana baru tanpa pemain bintang Prancis itu. Kami telah melupakan skuad 'Galacticos', dan segera menuju ke arah lain," kata pihak PSG dalam keterangan tertulis, dikutip dari BBC.
Selama 7 musim berseragam Les Parisiens, Kylian Mbappe telah mencatatkan 290 penampilan dengan torehan 243 goal pada semua ajang kompetisi. Dirinya telah menyumbangkan 5 trofi Liga Prancis bagi klub asal kota Paris itu.
ADVERTISEMENT