Carlo Ancelotti Tertunduk Kesakitan Diterjang Federico Valverde

7 April 2022 6:13 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Manajer Everton Carlo Ancelotti. Foto: Jason Cairnduff/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Manajer Everton Carlo Ancelotti. Foto: Jason Cairnduff/Reuters
ADVERTISEMENT
Federico Valverde tampil penuh semangat kala membela Real Madrid melawan Chelsea di leg pertama perempat final Liga Champions 2021/22, Kamis (7/4). Ia bahkan sampai menerjang pelatihnya sendiri, Carlo Ancelotti.
ADVERTISEMENT
Momen tersebut terjadi pada pertengahan babak kedua. Jadi begini, Valverde melompat untuk menggapai bola lambung dari rekan setimnya.
Akan tetapi, Cesar Azpilicueta mendorongnya kala Valverde tengah berada di udara. Alhasil, bola tak dapat, ia pun malah menerjang Ancelotti yang berdiri di depannya.
Ancelotti tentu tak siap dengan tabrakan tersebut. Dalam tayangan ulang, ia nampak terkejut, lalu tertunduk kesakitan sampai dibantu oleh seorang ofisial lain.
Beruntungnya, Valverde yang tampil selama 86 menit main dengan baik. Ancelotti tak marah dengan insiden tersebut dan justru memuji performanya di lapangan.
"Kami bermain dengan sistem yang sama seperti biasanya. Satu-satunya perbedaan adalah membuat Valverde lebih fokus pada bek sayap kiri mereka [Azpilicueta]," kata Ancelotti usai laga, dikutip dari Marca.
Pemain Real Madrid Federico Valverde berebut bola dengan pemain Chelsea Cesar Azpilicuet pada pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions di Stamford Bridge, London, Inggris. Foto: Peter Cziborra/REUTERS
"Valverde melakukannya dengan sangat baik. Itu mungkin terlihat seperti lima pemain belakang, tetapi itu semua tergantung pada posisi Azpilicueta, karena Valverde selalu mengawasinya. Jika Azpilicueta bertahan lebih dalam maka Valverde bermain sebagai penyerang. Jika tidak, Valverde menahan diri," tambahnya.
ADVERTISEMENT
Dengan taktik tersebut, statistik menyerang Valverde memang jadi tak begitu ciamik. Menurut catatan Sofascore, ia hanya membuat dua operan kunci, sisanya tiga tekel sukses, dua sapuan, dan satu intersep.
Kendati demikian, Madrid membawa pulang kemenangan penting dari Stamford Bridge. Mereka berhasil mengalahkan Chelsea dengan skor 3-1.