Bukalapak Raih Pendanaan Rp 2,8 Triliun dari Standard Chartered

14 Januari 2021 18:26 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kantor riset dan pengembangan Bukalapak di Surabaya. Foto: Bukalapak
zoom-in-whitePerbesar
Kantor riset dan pengembangan Bukalapak di Surabaya. Foto: Bukalapak
ADVERTISEMENT
Salah satu platform e-commerce terkemuka Indonesia, Bukalapak, meraih pendanaan sebesar USD 200 juta atau setara Rp 2,8 triliun dari Standard Chartered. Dana sebesar itu dikabarkan akan digunakan untuk ekspansi.
ADVERTISEMENT
CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin, secara implisit membenarkan informasi tersebut, meski menolak mengungkapkan besarnya pendanaan yang diraih.
“Kemitraan strategis ini menunjukkan kepercayaan Standard Chartered terhadap misi dan komitmen Bukalapak dalam menciptakan dampak di seluruh Indonesia," kata Rachmat Kaimudin melalui keterangan tertulis, saat dikonfirmasi kumparan soal ini, Kamis (14/1).
Rachmat Kaimuddin, CEO Bukalapak. Foto: Bukalapak
Selama ini Bukalapak dikenal dengan bisnis perdagangan online atau e-commerce. Sementara Standard Chartered merupakan pelaku industri jasa keuangan global. Bloomberg melaporkan, kerja sama antara Standard Chartered dan Bukalapak adalah untuk menjalin kemitraan strategis di perbankan digital.
Hal ini sejalan dengan penjelasan Rachmat Kaimudin, yang menyatakan perdagangan dan jasa keuangan merupakan aspek penting dari kesejahteraan masyarakat.
"Oleh karena itu, kemitraan ini meningkatkan semangat kami untuk mewujudkan Ekonomi yang Adil di Indonesia. A Fair Economy in Indonesia," ujarnya.
ADVERTISEMENT
CEO Bukalapak yang juga pernah menjabat Direktur di Bank Bukopin itu menilai, dengan jaringan perbankan global yang kuat dan bisnis layanan keuangan yang bergengsi, partisipasi Standard Chartered di Bukalapak akan semakin memperkuat jajaran pemegang saham dan mitra strategis kami saat ini.