Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
KPU Demak Sosialisasikan Tata Cara Mencoblos di TPS Lokasi Khusus Rutan Demak
1 Februari 2024 12:11 WIB
·
waktu baca 1 menitTulisan dari Rutan Demak tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
DEMAK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak menyelenggarakan sosialisasi tentang tata cara mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) lokasi khusus bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas kepada WBP tentang proses pemungutan suara pada pemilihan umum mendatang, Rabu (31/01/24).
ADVERTISEMENT
Bertempat di lapangan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Demak Kantor Wilayah Kemenkumham Jateng, petugas KPU Kabupaten Demak menjelaskan kepada WBP tentang tata cara mencoblos di TPS lokasi khusus. Materi sosialisasi mencakup prosedur pencoblosan, penggunaan surat suara, serta pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi.
Kepala Rutan Demak, Heri Mujiono menekankan pentingnya pemahaman yang baik tentang proses pemungutan suara bagi WBP. "Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap WBP memahami hak dan kewajibannya dalam menyampaikan pilihannya secara demokratis," ujarnya.
Warga binaan pemasyarakatan sangat antusias mengikuti penjelasan yang disampaikan oleh petugas KPU. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi tentang berbagai hal terkait proses pemilihan umum, sehingga mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan partisipasi WBP dalam pemilihan umum meningkat, sehingga suara mereka dapat terwakili dengan baik dalam proses demokrasi.
ADVERTISEMENT
Donald Trump mengumumkan tarif impor baru ke banyak negara yang menjadi dimulainya genderangan perang dagang Trump, Rabu (2/4) malam waktu AS. Indonesia termasuk negara yang terdampak kebijakan baru ini. Tarif Impor Baru Trump, Indonesia Kena 32%