Menilik Asal-usul Penamaan Goa Pindul, Bermula dari Pipi yang Terbentur

7 Oktober 2021 7:03 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Goa Pindul, Yogyakarta  Foto: Shutter stock
zoom-in-whitePerbesar
Goa Pindul, Yogyakarta Foto: Shutter stock
ADVERTISEMENT
Goa Pindul menjadi salah satu tempat wisata yang sudah tidak asing lagi bagi traveler. Selain menawarkan segudang aktivitas seru, gua yang terletak di Yogyakarta ini juga dikenal dengan keunikannya tersendiri.
ADVERTISEMENT
Gua ini dikenal karena terdapat di aliran sungai bawah tanah, sehingga harus menggunakan ban untuk menyusurinya atau cave tubing. Tak heran jika gua ini menjadi tempat favorit bagi para pecinta wisata alam.
Goa Pindul, Yogyakarta Foto: Shutter stock
Di balik kepopulerannya tersebut, gua ini ternyata menyimpan sejarah penamaan yang cukup unik, lho. Namun, sebelum itu, mari kita mundur sedikit tentang bagaimana kemunculan Goa Pindul sebagai objek wisata di Yogyakarta.
Penemuan Goa Pindul sebagai objek wisata sendiri berawal dari beberapa mahasiswa universitas negeri di Yogyakarta yang sedang melakukan program Kuliah Kerja Nyata atau KKN di Dusun Gelaran.
Rencananya mereka ingin meneliti bebatuan dan kedalaman air di dalam gua. Namun, setelah masuk dan melihat keindahannya, para mahasiswa itu mengatakan kalau gua tersebut memiliki potensi untuk menjadi objek wisata.
Obyek wisata Goa Pindul, Gunungkidul yang dibina BCA Foto: Resya Firmansyah/kumparan
Setelah dilakukan penelitian secara mendalam untuk melihat sisi keamanan dan kelayakan gua tersebut, akhirnya pada tanggal 10 Oktober 2010, Goa Pindul resmi menjadi bagian dari objek wisata minat khusus.
ADVERTISEMENT
Sebelum menjadi tempat wisata, gua ini hanya digunakan untuk keperluan hidup masyarakat sekitar. Aliran sungai objek wisata yang dikelola oleh Karang Taruna Desa Bejiharjo itu, ternyata dahulu hanya dipakai untuk memandikan ternak seperti sapi. Selain itu, terkadang gua tersebut digunakan pula mencuci piring.

Sejarah Penamaan Goa Pindul

Obyek wisata Goa Pindul, Gunungkidul yang dibina BCA Foto: Resya Firmansyah/kumparan
Selain penemuannya yang bisa dibilang secara tidak sengaja, Goa Pindul ternyata memiliki sejarah unik di balik penamaannya.
Dilansir gunungkidulkab.go.id, legenda penamaan Goa Pindul yang dipercayai dan dikisahkan turun temurun oleh masyarakat sekitar berasal dari kisah perjalanan Joko Singlulung, yang menelusuri hutan lebat, sungai, hingga gua untuk mencari ayahnya.
Saat sedang menyusuri tujuh gua yang memiliki aliran sungai di bawahnya, kepala Joko terbentur sebuah batu sesar yang ada di dalam gua. Gua tempat Joko terbentur tersebut dinamai Goa Pindul, yang berasal dari kata dalam bahasa Jawa 'pipi gebendul' yang berarti pipi yang terbentur.
ADVERTISEMENT
Selain memiliki sejarah penamaan yang cukup unik, Goa Pindul juga kaya akan warisan alam, seperti stalaktit dengan beragam bentuk dan ukuran. Kamu bisa menelusuri gua sepanjang 350 meter selama kurang lebih satu jam.
Selama susur gua, kamu akan menemukan beragam bentuk stalaktit yang unik, sambil dipandu oleh seorang tour guide yang akan bercerita seputar Goa Pindul.
Penasaran? Kamu bisa datang langsung ke objek wisata yang terletak di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)