Android 13 Rilis: Ada Peningkatan Privasi hingga Color Theme Unik

12 Mei 2022 1:55 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi logo Android 13. Foto: Google
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi logo Android 13. Foto: Google
ADVERTISEMENT
Google menyelenggarakan acara tahunan Google I/O hari ini (11/5) waktu AS. Pada perhelatan ini Google mengumumkan beberapa produk baru, antara lain OS Android 13 dan lini produk Google Pixel. Android 13 menekankan pada privasi, keamanan, produktivitas developer dan dukungan layar yang lebih besar.
ADVERTISEMENT
Android 13 menggunakan nama Tiramisu. Dari segi privasi, ada fitur baru izin notifikasi dan pengambilan foto. Pembaruan di Android 13 menandakan upaya Google untuk membatasi akses sistem operasi Android demi faktor keamanan.
Ada juga API yang membantu membangun pengalaman pengguna yang luas seperti ikon aplikasi bertema, penempatan tile pengaturan cepat, dll.

Blokir sideloaded app untuk tingkatkan keamanan

Android 13 meningkatkan privasi dengan memblokir aplikasi sideload atau sideloaded app agar tidak bisa menggunakan Accessibility API. Tool ini dapat memiliki kontrol penuh untuk membaca keseluruhan konten yang ditampilkan di smartphone, termasuk melakukan gestur secara otomatis.
esper.io dalam postingan blognya menyebut bahwa, Accessibility API merupakan tool yang biasa digunakan developer untuk mengembangkan aplikasi untuk user penyandang disabilitas. API ini juga sering disalahgunakan oleh aplikasi yang berniat jahat. Itulah sebabnya Google menindak aplikasi sideload yang mencoba menggunakan API ini.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Sideloaded app dikenal sebagai praktik menginstal software pada sebuah perangkat di luar source seperti Google Play Store. Biasanya APK didapat dari transfer via USB maupun bluetooth.
Mengapa Google membuat perubahan ini? Android 13 dengan jelas menguraikan bahwa ini dilakukan "demi keamanan Anda."
Ketika kita menginstal aplikasi dari luar Play Store, Android 13 akan memblokir pengaturan aksesibilitas untuk aplikasi tersebut. Minusnya, pembaruan ini menghalangi beberapa kalangan orang untuk mengeksplor fitur sebuah aplikasi.
Accessibility API sejatinya menjadi alat yang ampuh untuk memperluas kemampuan aplikasi, dengan catatan, jika dilakukan dengan benar.
Pada Android versi sebelumnya, Android 12, Google mengatakan "secara signifikan mengurangi penggunaan API tersebut untuk sesuatu yang tidak perlu, berbahaya, atau sesuatu yang tidak diizinkan". Dengan memblokir aplikasi sideload agar tidak menggunakan Accessibility API di Android 13 tentu merupakan sebuah kemajuan berarti atas nama keamanan pengguna.
ADVERTISEMENT
Mengutip dari 9to5 Google, manajemen Google mengonfirmasi bahwa perubahan kebijakan ini berlaku untuk file APK yang di-sideload, bukan aplikasi yang diinstal dari toko aplikasi pihak ketiga, seperti Amazon Appstore atau F-Droid. Jelas bahwa Google berusaha membatasi akses aplikasi yang berasal dari sumber yang "kurang sah."

Meredupkan wallpaper ketika malam hari

Android 13 membawa pembaruan di fitur Bed Time Mode. Tidak hanya panel notifikasi yang gelap, tapi wallpaper yang berwarna warni dapat digelapkan. Tingkatan gelap wallpaper dapat di-adjust hingga benar-benar hitam.
Bed Time Mode lain seperti tampilan grayscale, atau Do Not Disturb tetap ada di Android 13.

Kontrol dan interface interaktif

Tema yang dapat disesuaikan seperti tahun lalu (dicap sebagai Material You) diperluas untuk mencakup lebih banyak elemen UI di sistem operasi.
ADVERTISEMENT
Selain itu ada juga media kontrol yang lebih interaktif di bar notifikasi, serta fitur dukungan bahasa berbeda setiap aplikasi. Ditambah ada pengaturan tema yang memiliki variasi warna lebih banyak.