Final German Open: Praveen/Melati Gagal Juara Usai Kalah dari Wakil Thailand

7 November 2021 22:38 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan dan Melati Daeva pada pertandingan Denmark Open di Odense Park, Denmark.  Foto: Yves Lacroix/Badmintonphoto/BWF
zoom-in-whitePerbesar
Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan dan Melati Daeva pada pertandingan Denmark Open di Odense Park, Denmark. Foto: Yves Lacroix/Badmintonphoto/BWF
ADVERTISEMENT
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti bertemu wakil Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, di final German Open 2021, Minggu (7/11) malam WIB. Di pertandingan ini, Praveen/Melati kalah dua gim langsung.
ADVERTISEMENT
Di gim pertama, Praveen/Melati kalah dengan skor 20-22. Praveen/Melati kembali menelan kekalahan di gim kedua, kali ini dengan skor 14-21.
Hasil ini praktis membuat Puavaranurokh/Taerattanachai keluar sebagai juara ganda campuran German Open 2021.

Jalannya Partai Praveen/Melati vs Puavaranurokh/Taerattanachai

Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan dan Melati Daeva pada pertandingan Denmark Open di Odense Park, Denmark. Foto: Yves Lacroix/Badmintonphoto/BWF
Praveen/Melati memulai gim pertama dengan baik. Mereka mencetak dua angka beruntung dan unggul 2-0. Namun, Praveen/Melati berbalik tertinggal 2-3.
Praveen/Melati kesulitan mengejar wakil Thailand. Mereka tertinggal 6-9, dan menutup interval dengan tertinggal 8-11.
Praveen/Melati mulai mengejar usai kembali dari interval. Mereka menempel Puavaranurokh/Taerattanachai pada skor 15-16, lalu 16-17. Sebuah smash keras dari Praveen Jordan membuat skor kini sama kuat 17-17.
Saling berbalas angka tersaji hingga skor sama kuat 20-20. Sayang, Praveen/Melati gagal menang di gim pertama usai dikalahkan dengan skor 20-22.
Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan dan Melati Daeva pada pertandingan Denmark Open di Odense Park, Denmark. Foto: Yves Lacroix/Badmintonphoto/BWF
Pertandingan berjalan ketat di awal gim kedua. Saling berbalas skor tersaji sebelum Praveen/Melati perlahan menjauh pada skor 4-2.
ADVERTISEMENT
Sempat imbang 8-8, Praveen/Melati menutup interval dengan tertinggal 8-11. Hal itu usai mereka gagal mengembalikan smash keras Puavaranurokh/Taerattanachai.
Praveen/Melati terus menempel Puavaranurokh/Taerattanachai usai kembali dari interval. Namun, mereka kembali tertinggal cukup jauh pada skor 12-16. Praveen/Melati akhirnya kalah di gim kedua dengan skor 14-21.