Ikan Purba Langka dari Zaman Dinosaurus Terdampar di Pantai AS

7 Februari 2023 9:36 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi Ikan Sturgeon. Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ikan Sturgeon. Foto: Getty Images
ADVERTISEMENT
Seekor ikan langka nan aneh yang berasal dari zaman Dinosaurus ditemukan terdampar di Pantai Timur Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
Bangkai Sturgeon Atlantik itu ditemukan oleh naturalis dan fotografer, Allen Sklar, di pantai Pulau Assateague, sebuah wilayah sepanjang 60 km di sepanjang pantai Maryland dan Virginia, Amerika Serikat (AS). Sklar berhasil mengambil beberapa gambar ikan Sturgeon yang memiliki panjang sekitar 1 meter tersebut.
“Saya berkendara sejauh 19 km dari pantai dan melihat banyak hal yang tidak dilihat orang lain,” kata Sklar yang berspesialisasi dalam sejarah, margasatwa, dan ekologi Assateague, sebagaimana dikutip Newsweek. “Ini adalah sturgeon kedua yang saya lihat dalam 27 tahun berkendara di pulau Assateague.”
Dijelaskan Florida Fish and Wildlife Conservation Commission, Sturgeon Atlantik (Acipenser oxyrinchus oxyrinchus) adalah ikan besar yang ditemukan di sungai dan perairan pesisir dari Kanada hingga Florida, AS. Panjangnya bisa mencapai 4 meter dengan berat 363 kilogram.
ADVERTISEMENT
Sturgeon umumnya hidup sampai 60 tahun, memiliki penampilan khas dengan lima baris lempeng tulang pelindung yang disebut sisik. Sisik ini membentang di sepanjang tubuhnya, mulai dari moncong hingga ekor yang mirip hiu.
Dahulu, sebelum perubahan iklim dan manusia membunuhnya, populasi ikan Sturgeon Atlantik cukup berlimpah. Namun, penangkapan ikan berlebih selama abad ke-19 dan ke-20, serta hilangnya habitat menyebabkan populasi Sturgeon semakin menurun. Ikan Sturgeon memiliki harga fantastis karena telurnya yang dianggap sebagai sumber kaviar berkualitas tinggi.
Ikan ini terdaftar sebagai hewan terancam punah di bawah Endangered Species Act. Karena populasinya semakin menurun, undang-undang AS melarang Sturgeon ditangkap, termasuk telurnya. Salah satu dari lima populasi Sturgeon Atlantik berada di Teluk Chesapeake, terletak di sebelah barat Pulau Assateague. Sturgeon pernah ditemukan di seluruh teluk dan sungai air tawar, tapi sekarang keberadaannya sangat langka.
ADVERTISEMENT
Sturgeon Atlantik adalah ikan prasejarah yang sudah ada 120 juta tahun lalu, ketika dinosaurus masih berkeliaran di Bumi. Mereka adalah ikan anadromus, artinya lahir di air tawar dan bermigrasi ke laut sebelum kembali ke air tawar lagi untuk bertelur.
“Ikan ini benar-benar anggota dinosaurus. Ia tidak memiliki sisik, hanya deretan lempengan keras yang disebut sisik. Ia memakan hampir semua jenis binatang termasuk kerang, remis, dan ikan mati. Di bawah dagunya terdapat empat kumis yang disebut barbel, digunakan untuk mengindera bagian bawah makanan. Mulutnya keras dan bertulang tanpa gigi,” ujar Sklar.
“Ini adalah yang kecil, para peneliti telah menemukan mereka hingga memiliki berat 72 kilogram di sungai dan anak sungai di Teluk Chesapeake dan mereka bahkan menemukan yang beratnya mencapai lebih dari 453 kilogram di bagian lain Bumi. Dipancing berlebihan sampai titik hampir punah mereka dimasukkan ke dalam daftar Spesies Terancam Punah pada tahun 2021."
ADVERTISEMENT