Mematikan AC Dahulu Sebelum Mesin Mobil, Mitos atau Fakta?

20 Agustus 2019 8:04 WIB
comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kenop putar AC Renault Triber Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kenop putar AC Renault Triber Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
ADVERTISEMENT
Pada musim kemarau seperti saat ini, AC mobil memiliki peran yang sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, perawatan dan perlakuan khusus pada AC mobil pun diperlukan.
ADVERTISEMENT
Dari sejumlah perawatan dan perlakuan yang ada, terdapat beberapa perlakuan terhadap penggunaan AC mobil yang masih menjadi pro dan kontra.
Salah satunya adalah terkait soal metode mematikan AC itu sendiri. Sebagian orang beranggapan, sebelum mematikan mesin mobil sebaiknya matikan terlebih dahulu sistem AC. Akan tetapi, sebagian orang lainnya justru beranggapan bahwa hal tersebut tidaklah perlu dilakukan.
Menanggapi hal tersebut, Dealer Technical Support PT Toyota Astra Motor (TAM), Didi Ahadi, menjelaskan bahwa untuk mobil-mobil keluaran terbaru di atas tahun 2000an, umumnya tidaklah masalah apabila tidak mematikan AC terlebih dahulu.
“Untuk mobil-mobil baru tidak dimatikan tidak apa-apa, karena sebagian besar ECU mereka saat ini sudah mampu untuk mematikan kompresor secara otomatis sebelum mesin mobil dinyalakan,” jelas Didi kepada kumparan.
Kisi-kisi AC Daihatsu Grand New Xenia Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
Akan tetapi, untuk mobil-mobil berusia lawas yang ECU-nya belum mampu mematikan kompresor secara otomatis. Didi menyarankan agar sebaiknya matikan terlebih dahulu AC mobil sebelum mematikan mesin mobil.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut bertujuan agar saat hendak menyalakan kembali mesin mobil, kompresor AC sudah dalam kondisi mati dan tidak membebankan kerja mesin mobil.
“Kalau mobil lawas itu kan yang dikhawatirkan saat hendak distarter dan kompresor dalam kondisi nyala, takutnya akan jadi berat starternya,” ujar Didi.
Pengaturan AC digital pada Nissan Terra Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
Lanjut Didi, dengan sering beratnya starter tersebut, dikhawatirkan akan memperpendek usia beberapa komponen kelistrikan seperti dinamo starter dan aki.