Sekelompok Warga Sunda Demo di Depan DPR, Desak Arteria Dahlan Dipecat

26 Januari 2022 18:16 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Aliansi Masyarakat Penutur Bahasa Sunda Demo di Depan DPR, Jakarta, Rabu (26/1/2022). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Aliansi Masyarakat Penutur Bahasa Sunda Demo di Depan DPR, Jakarta, Rabu (26/1/2022). Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Polemik pernyataan politikus PDIP Arteria Dahlan yang meminta Kajati dipecat karena berbicara Sunda di rapat masih bergulir, meski Arteria sudah minta maaf.
ADVERTISEMENT
Kali ini ada sekelompok masyarakat Sunda yang bernama Aliansi Masyarakat Penutur Bahasa Sunda berdemo di depan Gedung DPR meminta anggota Komisi III DPR itu dipecat dari DPR.
"Saya meminta dukungan bahwa sepakat semua orang Sunda sudah dilecehkan oleh Arteria Dahlan. Hanya satu kata tuntutan kami, tidak ada minta maaf. Kami semua memaafkan, tapi satu tuntutan kami, pecat Arteria Dahlan. Setuju??" ucap orator aksi, Asep, Rabu (26/1).
"Setuju..!!" jawab massa.
Aliansi Masyarakat Penutur Bahasa Sunda Demo di Depan DPR, Jakarta, Rabu (26/1/2022). Foto: Dok. Istimewa
Mereka mendesak Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) memproses dugaan pelanggaran etik Arteria dengan memberi sanksi pemberhentian.
"Dengarkan wakil kami yang ada di sana, pejabat yang ada di sana, kalian semua adalah wakil saya. Kalian adalah wakil dari Indonesia. Saya adalah NKRI, saya menghargai dan mencintai leluhur kami. Saya sangat memohon Bapak wakil rakyat MKD, satu kata tuntutan kami, NKRI harga mati Sunda harga diri!" teriaknya.
Aliansi Masyarakat Penutur Bahasa Sunda Demo di Depan DPR, Jakarta, Rabu (26/1/2022). Foto: Dok. Istimewa
Aksi itu berlangsung damai meski memakan sebagaian jalan di depan gedung DPR. Aksi bubar sore bersamaan dengan aksi dari sekelompok buruh.
ADVERTISEMENT
Pantauan kumparan, saat ini lalu lintas dan pengamanan di depan Gedung DPR sudah kembali normal.
Aliansi Masyarakat Penutur Bahasa Sunda Demo di Depan DPR, Jakarta, Rabu (26/1/2022). Foto: Dok. Istimewa