Rektor Undip Apresiasi Mahasiswanya Juara 3 dan 5 di Pilmapres Nasional 2021

30 September 2021 6:51 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Mahasiswas Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah menorehkan prestasi dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat Nasional Tahun 2021.  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswas Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah menorehkan prestasi dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat Nasional Tahun 2021. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah menorehkan prestasi dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat Nasional Tahun 2021 yang di gelar Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemendikbudristekdikti).
ADVERTISEMENT
Prestasi tersebut ditorehkan Ni Putu Adeyani, Mahasiswa STr Teknologi Rekayasa Kimia Industri Sekolah Vokasi yang mendapatkan Juara 3 Pilmapres Tingkat Nasional Program Diploma. Lalu ada nama Afriza Ni'matus Sa'adah, mahasiswa Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik yang mendapatkan peringkat 5 Pilmapres Tingkat Nasional Program Sarjana.
Atas torehan ini, Rektor Undip Prof. Dr. Yos Johan Utama mengaku bangga atas prestasi mahasiswa Undip di tengah-tengah situasi sulit pandemi COVID-19.
“Selamat atas raihan sebagai Juara nasional Pilmapres 2021," ucap Yos.
Yos berharap karya mahasiswa Undip dalam ajang ini juga bermanfaat bagi masyarakat serta penyemangat mahasiswa lainnya untuk berprestasi.
Mahasiswas Universitas Diponegoro (Undip) Ni Putu Adeyani. Foto: Dok. Istimewa
Adapun prestasi yang diperoleh Ni Putu Adeyani yakni, tentang peningkatan kualitas pengawetan makanan alami menggunakan Sheca-Edible spray berbasis kombinasi pektin dan kitin untuk mewujudkan target pembangunan berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
"Latar belakang tema mengenai pemanfaatan limbah cangkang kerang hijau dan kulit kakao yang sangat banyak ditemui di beberapa dareah sehingga menyebabkan penumpukan yang belum diolah secara maksimal akibatnya meningkatkan angka limbah dan efek dari pembakarannya dapat meningkatkan emisi gas CO2 yang mempengaruhi pencemaran lingkungan, udara dan air di sekitar," tutur Ni Putu Adeyani dalam kesempatan terpisah.
Adeyani berharap karya ini dapat memberikan solusi agar limbah menjadi produk baru bernama Sheca-Edible Spray, yakni salah satu pengewatan yang dapat terurai secara alami untuk buah dan juga makanan berasal dari pektin kulit kakao dan kitin cangkang kerang hijau.
"Jadi memang bisa diaplikasikan kepada masyarakat dan akan berguna untuk mengurangi adanya penggunaan pengawet-pengawet yang berbahaya seperti formalin atau borak," ujarnya.
Mahasiswas Universitas Diponegoro (Undip), Afriza Ni'matus Sa'adah. Foto: Dok. Istimewa
Sementara itu, Afriza Ni'matus Sa'adah mengangkat topik mengenai implementasi ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah plastik sebagai papan partikel terimpregnasi serat selulosa.
ADVERTISEMENT
“Gagasan kreatif yang saya ajukan di Pilmapres sebenarnya sudah saya persiapkan selama 6 bulan, mulai dari bulan januari sampai dengan september. Gagasan tersebut complicated sekali, mulai dari aspek engineering ada, ekonomi, hukum, dan kemanusiaannya juga ada. Ide yang saya susun ini adalah implementasi ekonomi serkular melalui produk papan partikel dari limbah yang ada di Kota Semarang. Ada 3 jenis limbah yang saya gunakan, yakni limbah plastik, kertas dan limbah minyak nabati bekas. Gagasan ini juga mendukung SDGs dan revolusi industri 4.0," tutur Afriza.
“Gagasan yang saya angkat ini tentang lingkungan, di mana sejak semester 1 saya sudah tertarik di bidang lingkungan, misalnya saya membuat reaktor yang dapat mendegradasi senyawa-senyawa zat yang berbahaya di limbah-limbah yang ada di industri batik, pakaian dan sebainya," Afriza menambahkan.
ADVERTISEMENT
Kepala Kantor Sekretariat dan Protokoler Undip mengatakan, seiring dengan prestasi tersebut pihaknya akan terus mendorong dan memfasilitasi mahasiswanya untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
"Undip melalui Rektor telah berkomitmen untuk mendorong dan memfasilitasi mahasiswa Undip agar berprestasi dan berkontribusi bagi masyarakat melalui program akademik maupun non akademik yang telah dirancangnya," ungkap Agus.