Polisi Sebut Mariana Terlihat CCTV Ambil Sampo di Alfamart, Tak Hanya Cokelat

15 Agustus 2022 20:12 WIB
·
waktu baca 3 menit
Suasana Alfamart Sampora Cisauk, lokasi viralnya dugaan intimidasi karyawan ritel tersebut oleh ibu-ibu pengambil cokelat. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Alfamart Sampora Cisauk, lokasi viralnya dugaan intimidasi karyawan ritel tersebut oleh ibu-ibu pengambil cokelat. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Polres Tangerang Selatan (Polres Tangsel) telah memeriksa 5 orang saksi atas kasus viralnya ibu-ibu bernama Mariana yang diduga mencuri cokelat di Alfamart Sampora, Cisauk.
ADVERTISEMENT
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Aldo Primananda Putra mengatakan dari hasil pemeriksaan, didapati saksi terlapor Mariana, melakukan mengambil barang tak hanya cokelat. Tapi, Aldo menyebut Mariana juga mengambil sampo.
Mariana ke Alfamart itu mengambil sampo itu kemudian ditaruh ke dalam tasnya. Kemudian, dia terlihat CCTV juga ke etalase makanan dan mengambil 3 cokelat yang dimasukkan juga ke dalam tasnya.
"Ada kamera pengawas, terekam di sana, ada 3 cokelat merek Cadbury dan 2 botol sampo merk Rejoice," kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Aldo Primananda Putra, Senin, (15/8).
Usai mengambil cokelat dan sampo, Mariana kemudian bergegas keluar toko dan ke dalam mobil Mercy nya. Pegawai Alfamart melihat hal itu dan mengejar Mariana, meminta dia membayar cokelat. Karena yang terlihat hanya Mariana mengambil cokelat, bukan shampo. Ternyata Mariana juga mengambil shampo.
ADVERTISEMENT
Namun usai dikejar pegawai Alfamart, Mariana kembali ke dalam toko untuk membayar cokelat dan sampo itu.
"Terlapor habis mengambil barang langsung pergi ke mobil. Kita pun masih terus selidiki, apakah niat terlapor datang ke Alfamart untuk belanja atau tidak," ujarnya.
Berita tentang pegawai Alfamart Sampora, Cisauk, Tangerang Selatan, yang diduga diintimidasi oleh pengacara ibu-ibu pengambil cokelat di toko viral di media sosial.
Ibu-ibu yang mengintimidasi pegawai perempuan Alfamart tersebut dengan ancaman UU ITE adalah Mariana. Mariana tidak terima video yang berisikan dia diduga mengambil cokelat belum bayar tersebar di media sosial.
Video itu berisikan aksi pegawai Alfamart yang memergoki Mariana mengambil sejumlah cokelat dari dalam toko. Kemudian Mariana belum membayar cokelat itu dan langsung masuk ke dalam mobilnya.
ADVERTISEMENT
Beberapa karyawan Alfamart menghampirinya yang saat itu sudah berada di dalam mobil.
Mariana diminta untuk mengakui perbuatannya, sampai akhirnya ia memperlihatkan sejumlah cokelat yang diambilnya itu, yang selanjutnya pegawai Alfamart memintanya untuk membayar cokelat.
Video itu kemudian viral di jagat maya. Mariana kembali mendatangi Alfamart bersama dengan seorang pria yang merupakan kuasa hukumnya. Di sana Mariana meminta untuk take down video dirinya yang telah tersebar di media sosial.
Tidak hanya itu, Mariana juga meminta agar karyawan Alfamart meminta maaf lantaran dianggap merugikannya, yang mana disebut melanggar UU ITE.
Kuasa hukum Mariana, ibu yang mencuri cokelat di Alfamart, Amir, menegaskan tidak ada ancaman soal UU ITE terhadap pegawai Alfamart. Dia mengatakan hal tersebut hanyalah sebuah nasihat agar lebih bijak dalam bermain sosial media.
ADVERTISEMENT