PM Ardern: Pelaku Pembantaian 51 Warga Muslim Pantas Dihukum Seumur Hidup

27 Agustus 2020 11:03 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern berbicara dengan perwakilan komunitas Muslim di pusat pengungsi Canterbury di Christchurch, Selandia Baru. Foto: New Zealand Prime Minister's Office/Handout via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern berbicara dengan perwakilan komunitas Muslim di pusat pengungsi Canterbury di Christchurch, Selandia Baru. Foto: New Zealand Prime Minister's Office/Handout via REUTERS
ADVERTISEMENT
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern lega Brenton Tarrant dihukum seumur hidup tanpa bebas bersyarat.
ADVERTISEMENT
Tarrant adalah pelaku pembantaian 51 warga Muslim di kota Chirstchurch pada 15 Maret 2019 lalu.
Menanggapi putusan pengadilan, Ardern mengatakan dengan hukuman tersebut pelaku tindakan keji tersebut, "tidak akan pernah melihat cahaya siang hari."
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern saat bertemu dengan perwakilan komunitas Muslim di pusat pengungsi Canterbury di Christchurch, Selandia Baru. Foto: New Zealand Prime Minister's Office/Handout via REUTERS
"Trauma insiden 15 Maret tidak mudah disembuhkan, tapi hari ini saya harap ini menjadi yang terakhir kami memiliki alasan untuk mendengar dan mengucapkan nama teroris," ucap Ardern seperti dikutip dari Reuters.
Ardern pun memuji penyintas dan keluarga korban insiden Christchurch yang memberikan penyataan menyentuh sebelum Tarrant dihukum.
"Saya akui kekuatan warga Muslim yang sudah menyampaikan pernyataan-pernyataannya dalam beberapa hari terakhir," ucap Ardern.
"Tidak ada yang bisa menghilangkan rasa sakit, saya harap anda semua merasakan pelukan erat Selandia Baru di sekitar kalian, dan saya harap anda bisa merasakan pelukan ini di hari-hari ke depan," sambung Ardern.
Hakim Cameron Mander (kiri) berbicara kepada Brenton Tarrant, pria bersenjata yang menembak dan membunuh jamaah dalam serangan masjid Christchurch, di Pengadilan Tinggi di Christchurch, Selandia Baru. Foto: John Kirk-Anderson / Pool via REUTERS
Ardern merupakan sosok penting yang membawa Selandia Baru keluar dari luka mendalam atas insiden Christchurch.
ADVERTISEMENT
Pemimpin Selandia Baru itu sesaat setelah insiden bersumpah tidak akan pernah menyebut nama pelaku. Ardern menganggap, menyebut namanya akan membuat pelaku semakin terkenal.