Pemulangan Jenazah Putra Ketua MA Hatta Ali dari Namibia Tertunda

21 Juni 2019 16:49 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Beberapa karangan bungan berisikan ucapan duka untuk Muhammad Irfan dari akademisi, polisi dan TNI, gubernur hingga presiden. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Beberapa karangan bungan berisikan ucapan duka untuk Muhammad Irfan dari akademisi, polisi dan TNI, gubernur hingga presiden. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan
ADVERTISEMENT
Jenazah Mohamad Irfan, putra Ketua MA Hatta Ali, batal diterbangkan dari Namibia ke Indonesia sesuai jadwal semula, yaitu Jumat (21/6) dini hari. Dikabarkan, penerbangan baru akan dimulai malam ini sekira pukul 18.30 WIB, atau pukul 13.30 waktu Johannesburg, Afrika Selatan.
ADVERTISEMENT
“Prakiraan, ini pukul 13.30 wilayah Jonburg (Johannesburg) atau pukul 18.30 waktu Indonesia barat ini, akan diterbangkan dari Jonburg ke Indonesia. Perjalanan membutuhkan waktu sekitar 15 jam, melalui Singapura,” ungkap Karo Humas MA, Abdullah saat ditemui di rumah duka, Jalan Widya Chandra III, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (21/6).
Menurut Abdullah, ada kendala transportasi untuk penerbangan dari Johannesburg ke Indonesia, sehingga jenazah masih belum bisa diberangkatkan. Saat ini, jenazah Irfan masih berada di rumah sakit di Johannesburg.
“Barusan saya terima dari Kemlu, disampaikan bahwa memang kemarin rencananya seperti itu (terbang dinihari). Tapi ada kendala pesawat yang bermasalah sehingga tidak bisa menerbangkan. Akhirnya tertunda. Sekarang jenazah masih di Jonburg, di rumah sakit,” katanya.
Abdullah, Karo Humas MA. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan
Abdullah mengatakan, saat ini semua urusan administrasi untuk kepulangan jenazah sudah selesai.
ADVERTISEMENT
“Semata-mata karena transportasi, mengingat negara tempat kejadian merupakan negara baru, Namibia. Namibia itu kan negara baru di Afrika, tentunya ada kendala-kendala yang kita tidak tahu,” tuturnya.
Putra Ketua MA Hatta Ali, Mohamad Irfan meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan di Namibia. Foto: telkomsel
Jika sesuai rencana di atas, diperkirakan jenazah Irfan akan tiba di rumah duka pada Sabtu (22/6) pagi. Jenazah rencananya akan disemayamkan sejenak di rumah duka, sebelum disalatkan di Masjid LIPI dan dimakamkan di TPU Karet, Jakarta Selatan.
Pantauan di rumah duka, saat ini para pelayat masih terus berdatangan dan bertahan di lokasi. Ratusan karangan bunga dari berbagai instansi/perseorangan tampak terpasang di tepi jalan sekitaran rumah.
Sebelumnya, Presiden Jokowi juga sudah mendatangi rumah duka menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Hatta Ali.