Nama Dicatut soal Sebar Hoaks Megawati Meninggal, PMI DKI Siap Lapor Polisi

12 September 2021 18:04 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di acara Pembukaan TOT Pendidikan Kader Madya PDIP secara virtual, Jumat (10/9/2021). Foto: PDIP
zoom-in-whitePerbesar
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di acara Pembukaan TOT Pendidikan Kader Madya PDIP secara virtual, Jumat (10/9/2021). Foto: PDIP
ADVERTISEMENT
PMI DKI Jakarta mengecam pihak yang telah membuat flyer ucapan duka cita kepada Megawati Soekarnoputri. Parahnya lagi, pihak yang menyebar hoaks itu mencatut kop PMI Jakarta dalam menyebarkan kabar bohong itu.
ADVERTISEMENT
Untuk itu, PMI DKI Jakarta berencana melaporkan kasus ini ke polisi. Tim tengah menyiapkan segala sesuatu untuk melaporkan hal ini ke polisi.
“Kami rencananya akan membawa kasus pencatutan nama PMI DKI dalam flyer ucapan duka cita bergambar mirip Ibu Megawati Soekarnoputri,” ujar Sekretaris PMI DKI Jakarta, Arief Rachman, saat dihubungi kumparan, Minggu (12/9).
Arief akan membawa kasus pencatutan nama PMI DKI tersebut ke Polda Metro Jaya pada hari Selasa, 14 September 2021.
“Besok kami akan siapkan bahan-bahan dan legal standing pengurus yang akan melaporkan perkara ini ke Polda Metro Jaya,” ujar Arief.
“Diperkirakan hari Selasa 14 September 2021 pelaksanaan pelaporannya,” tambahnya.
Belum lama ini, Megawati Soekarnoputri dikabarkan kritis bahkan meninggal karena COVID-19. Tapi, kabar itu dibantah oleh jajaran PDIP. Bahkan Megawati tampil di salah satu acara bersama para kader PDIP lainnya.
ADVERTISEMENT
Tak lama kemudian, beredar pesan ucapan duka cita kepada Megawati Soekarnoputri dan memuat logo Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta. Dalam unggahan tersebut, terdapat foto Presiden Kelima Republik Indonesia tersebut dengan kalimat belasungkawa.
PMI DKI Jakarta juga telah memberikan klarifikasi di akun Instagramnya bahwa flyer tersebut adalah hoaks.