Muhammadiyah soal Pernyataan Jabatan Agama Harus Dipegang NU: No Comment

19 Oktober 2021 12:20 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ketua Umum PBNU Said Aqil. Foto: ANTARA/Agung Radjasa
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum PBNU Said Aqil. Foto: ANTARA/Agung Radjasa
ADVERTISEMENT
Pernyataan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj yang menyebut seluruh jabatan terkait agama harus dipegang NU menuai banyak respons dari berbagai pihak.
ADVERTISEMENT
Muhammadiyah sebagai salah satu ormas Islam di Indonesia memilih tak mengomentari pernyataan itu.
“Maaf, no comment,” kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, saat dimintai tanggapan, Selasa (19/10).
Sekretaris PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Pernyataan Said Aqil itu disampaikan dalam sambutannya pada acara pelantikan PCNU Kabupaten Tegal periode 2021-2026, Minggu (17/10). Ia menyebut jika NU tidak berperan dalam jabatan-jabatan agama, maka akan salah semuanya.
“Pokoknya jabatan-jabatan agama yang berperan harus NU. Kalau enggak, nanti salah semua. Insyaallah kalau dipegang NU itu yakin. Kenapa? Gampang, kenapa kalau dipegang NU pasti selamat? Bener agamanya karena kita Taqlid kepada Imam Syafi'i, [tapi ada] orang Taqlid Imam Samudera," ujar Said.
kumparan sudah menanyakan kepada Sekjen PBNU Gus Helmy Faishal Zaini terkait apa maksud pernyataan Said tersebut. Namun, hingga kini belum mendapatkan respons.
ADVERTISEMENT