Mahasiswa PMII Gelar Aksi di Pertigaan UIN Yogya, Ditutup dengan Salat Gaib

12 April 2022 17:31 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi damai di simpang tiga UIN Sunan Kalijaga, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (12/4/2022). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi damai di simpang tiga UIN Sunan Kalijaga, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (12/4/2022). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
ADVERTISEMENT
Aksi demonstrasi kembali terjadi di Yogyakarta. Kali ini, mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi damai di simpang tiga UIN Sunan Kalijaga, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (12/4).
ADVERTISEMENT
Ketua PMII Yogyakarta Sayid Habiburokhman menjelaskan bahwa aksi ini sebagai bentuk kesadaran akan ketidakadilan yang terjadi saat ini.
"Kita sadar bahwa kita juga tersentuh hatinya untuk bagaimana membela penindasan yang hari ini terjadi di negara rezim yang pengin meneruskan kekuasaannya," kata Sayid ditemui di sela-sela aksi.
Sayid mengatakan negara saat ini sedang tidak baik-baik saja. Menurutnya para penguasa ingin melanggengkan kekuasaannya. Hal ini menurutnya tak boleh dibiarkan.
Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi damai di simpang tiga UIN Sunan Kalijaga, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (12/4/2022). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
"Kita tahu bahwa amandemen adalah bentuk pengkhianatan terhadap orde yang dulu ketika mahasiswa bersatu untuk menduduki gedung DPR untuk menuntaskan Orde Baru. Hari ini mahasiswa kita menuntut bahwa kita menolak amandemen Undang-Undang 1945," katanya.
ADVERTISEMENT
Soal penundaan pemilu, Jokowi sebelumnya telah menegaskan tidak akan ada penundaan pemilu. Meski begitu, Sayid mengatakan mahasiswa masih ragu akan hal itu.
Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi damai di simpang tiga UIN Sunan Kalijaga, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (12/4/2022). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
"Kemarin Presiden mengatakan bahwa Presiden akan taat terhadap konstitusi, kita tahu kalau hari ini adalah hari pelantikan KPU dan Bawaslu tapi wacana amandemen ini lahir datang dari para politisi, para ketua ketua partai, artinya para pimpinan-pimpinan yang ada di DPR, bahwa kita suarakan bahwa kita menolak akan adanya amandemen undang-undang 1945," ujar Sayid.
Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi damai di simpang tiga UIN Sunan Kalijaga, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (12/4/2022). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
"Menolak IKN dan (menuntut) menuntaskan reformasi agraria yang ada di Indonesia," kata Sayid.
ADVERTISEMENT
Aksi yang berlangsung sejak pukul 15.20 WIB itu berakhir sekitar pukul 17.00 WIB. Aksi ditutup dengan salat gaib untuk mengetuk hati para pejabat.