Jokowi: Indonesia Berada di Puncak Kepemimpinan Global

16 Agustus 2022 11:30 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Presiden Jokowi hadiri Sidang Tahunan MPR 2022, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022) Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi hadiri Sidang Tahunan MPR 2022, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022) Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
ADVERTISEMENT
Presiden Jokowi mengatakan Indonesia patut bersyukur karena di tengah pandemi COVID-19, Indonesia merupakan salah satu negara yang dipuji dunia internasional. Sebab, Indonesia dinilai berhasil menangani pandemi COVID-19, terlebih capaian vaksinasi yang baik.
ADVERTISEMENT
Selain itu di tengah ketidakpastian global, Indonesia dapat menangani krisis. Hal ini berbeda jauh dengan negara-negara besar yang terdampak pandemi dan krisis global akibat ketegangan Rusia-Ukraina.
“Kekuatan keempat adalah kepercayaan internasional yang meningkat tajam. Indonesia diterima oleh Rusia dan Ukraina sebagai jembatan perdamaian. Diterima negara-negara besar walau geopolitik sedang panas,” kata Jokowi di Kompleks Parlemen dalam Pidato Sidang Tahunannya, Selasa (26/8).
Tak hanya itu, Jokowi juga mengatakan Indonesia dipercaya PBB sebagai Champions dari Global Crisis Response Group untuk penanganan krisis global.
Di tahun ini juga, Indonesia dipercaya dalam Presidensi G20. Sementara pada tahun depan, Indonesia akan menjadi Ketua ASEAN.
Presiden Indonesia Joko Widodo berbincang dengan para pemimpin dunia lainnya di KTT G20 di Roma, Italia, Sabtu (30/10). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
Lebih jauh, Jokowi menekankan kepercayaan besar dari masyarakat internasional juga bisa dirasakan di dalam negeri. Reformasi struktural untuk daya saing dan iklim berusaha terus digalakkan pemerintah.
ADVERTISEMENT
“Ekosistem investasi dan pertumbuhan UMKM terus kita perbaiki. Hilirisasi dan manufaktur di dalam negeri terus tumbuh pesat. Pertumbuhan investasi juga meningkat tajam, di mana 52% di antaranya berada di luar Jawa," ujarnya.
"Artinya, ekonomi kita bukan hanya tumbuh pesat, tetapi juga tumbuh merata, menuju pembangunan yang Indonesia sentris," pungkasnya.