Jokowi Hadiri Perayaan Imlek, Bicara soal Kekuatan Kerbau dan Tantangan Pandemi

20 Februari 2021 11:31 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo dalam perayaan hari raya Imlek. Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo dalam perayaan hari raya Imlek. Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
ADVERTISEMENT
Presiden Jokowi menghadiri perayaan Imlek Nasional secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/2). Jokowi yang memakai baju cheongsam itu tampak ditemani Seskab Pramono Anung.
ADVERTISEMENT
Jokowi, dalam sambutannya, menyebut Imlek 2021 ini menandai tahun yang penuh keberanian, kekuatan, hingga kedisiplinan. Dalam astrologi Cina, Imlek 2021 ini adalah tahun kerbau logam
"Tahun yang mestinya penuh kekuatan besar, tahun yang penuh keberanian, keteguhan, dan kedisiplinan. Tahun yang menguatkan kesediaan kita kepada bangsa dan negara," kata Jokowi.
Presiden Joko Widodo dalam perayaan hari raya Imlek. Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Untuk itu, Jokowi pun menaruh harapan besar pada tahun kerbau ini. Terlebih dalam hal menghadapi segala tantangan yang ada.
"Semoga di tahun baru ini kita bangsa Indonesia berhasil menghadapi tantangan-tantang yang ada dan mencapai tujuan kita yaitu kemajuan-kemajuan yang signifikan," ujarnya.
Termasuk juga menyelesaikan pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sejak 2020. Menurut Jokowi, pandemi bisa diatasi dengan mengoptimalkan 3M dan 3T hingga penerapan PPKM skala mikro yang menjadi kebijakan pemerintah.
ADVERTISEMENT
Jokowi ingin hal itu dilakukan secara bersama-sama atau bergotong royong yang menjadi ciri khas dari bangsa Indonesia.
"Kekuatan, keberanian, keteguhan dan kedisiplinan kerbau harus kita tunjukkan untuk menyelesaikan tantangan-tantangan yang ada yaitu krisis pada saat ini penanganan permasalahan kesehatan akibat pandemi COVID harus terus dilakukan pendisiplinan 3M, 3 T," ujarnya.
"PPKM skala mikro harus dilakukan secara cepat dan efektif, semua kekuatan bangsa harus kita kerahkan untuk itu kita semua harus bergotong royong untuk menyelesaikan masalah ini," pungkasnya.