500 Ribu Dosis Vaksin Janssen Sekali Suntik Bantuan Belanda Tiba di Indonesia

11 September 2021 11:29 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menlu Retno Marsudi memberikan keterangan terkait kedatangan Vaksin COVID-19 Tahap 56 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (11/9). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Menlu Retno Marsudi memberikan keterangan terkait kedatangan Vaksin COVID-19 Tahap 56 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (11/9). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
ADVERTISEMENT
Indonesia kembali kedatangan suplai jutaan dosis vaksin COVID-19. Kedatangan vaksin tahap 56 ini berlokasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (11/9) pagi.
ADVERTISEMENT
Kali ini, Indonesia menerima dua merek vaksin, yakni vaksin Janssen (Johnson & Johnson) serta vaksin Sinovac. Jutaan dosis tersebut diangkut dengan penerbangan maskapai Singapore Airlines.
Jumlah dosis vaksin Janssen yang diterima pagi ini sebanyak 500.000 dosis jadi. Kedatangan vaksin dosis tunggal ini merupakan bantuan penanganan COVID-19 RI dari Belanda.
Sementara vaksin Sinovac yang tiba hari ini sebanyak 2.075.000 dosis vaksin jadi. Vaksin Sinovac ini merupakan kiriman dari skema COVAX facility.
Infografik vaksin corona sekali suntik dapat izin BPOM. Foto: Tim Kreatif kumparan
Menteri Luar Negeri RI Retno L Marsudi, Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono, serta Duta Besar Belanda Lambert Grijns turut menyampaikan sambutannya secara virtual.
Menlu Retno mengatakan, kedatangan vaksin Janssen hari ini merupakan yang pertama kalinya. Vaksin ini juga baru menerima izin penggunaan darurat dari BPOM pada Selasa (7/9) lalu.
Kedatangan Vaksin COVID-19 Tahap 56, vaksin Janssen bantuan Belanda, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (11/9). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Menurut Retno, ini adalah kedatangan komitmen bantuan vaksin dari pemerintah Belanda yang ketiga kalinya. Dalam kesempatan ini, Retno menyampaikan rasa terima kasih serta apresiasinya kepada Belanda.
ADVERTISEMENT
“Sebelumnya, Indonesia telah menerima 657 ribu dosis vaksin AstraZeneca dari Belanda sebagai bagian komitmen dose-sharing sebanyak 3 juta dosis,” papar Menlu Retno pada Sabtu (11/9).
“Atas nama pemerintah Indonesia, saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah Belanda atas solidaritas dan persahabatannya,” imbuhnya.
Menurut Wamenkes Dante, vaksin Janssen ini nantinya akan didistribusikan ke daerah aglomerasi terlebih dahulu. Dengan kedatangan vaksin dosis tunggal ini, harapannya Indonesia dapat mencapai vaksinasi 2 juta dosis per hari.
Kedatangan Vaksin COVID-19 Tahap 56, vaksin Janssen bantuan Belanda, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (11/9). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Kedatangan 2 juta lebih dosis vaksin Sinovac hari ini menambah total dosis vaksin yang dimiliki Indonesia menjadi lebih dari 232 juta dosis.
“Hari ini kita juga menerima vaksin Sinovac jadi, dengan jumlah 2 juta dosis, tepatnya 2.075.000 dosis lewat skema COVAX facility. Jika dihitung dari kedatangan pertama pada Desember lalu sampai tahap 56 57 hari ini, maka Indonesia sudah memiliki total lebih dari 232 juta dosis vaksin, baik dalam bentuk bahan baku bulk atau dosis jadi,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
Sementara Dubes Belanda Lambert Grijns mengungkapkan, selain bantuan vaksin, Belanda juga mengirimkan bantuan alat pelindung diri (APD) untuk RI.
Kapal yang mengangkutnya sudah bertolak dari pelabuhan Kota Rotterdam, Belanda, dan diperkirakan akan tiba dalam waktu dekat.