Melihat Sisi Kemanusiaan Lewat Film 'Hayya: the Power of Love 2'

30 Agustus 2019 12:06 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Suasana wawancara eksklusif Sutradara dan pemain film  Film Hayya The Movie di kantor kumparan. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana wawancara eksklusif Sutradara dan pemain film Film Hayya The Movie di kantor kumparan. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
ADVERTISEMENT
'Hayya: the Power of Love 2' akan tayang di seluruh bioskop Tanah Air pada 18 September mendatang. Ini merupakan sekuel dari film '212: the Power of Love'.
ADVERTISEMENT
Jika di film sebelumnya yang terinspirasi dari peristiwa aksi damai 212 itu menceritakan tentang hubungan anak dan ayahnya, kali ini sang sutradara Jastis Arimba ingin lebih mengisahkan tentang sisi kemanusiaan di Palestina.
"Jadi, sebenarnya kalau (film) 'Hayya' ini masih proses lanjutan dari kisah sosok Rahmat (Fauzi Baadila) dan Adin (Adhin Abdul Hakim) sahabatnya," kata sang sutradara Jastis Arimba saat berkunjung ke kantor kumparan baru-baru ini.
Sutradara Film Hayya The Movie, Jastis Arimba saat wawancara eksklusif di kantor kumparan. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
Di film ini, Rahmat tengah dalam proses hijrah. Untuk menebus kesalahan di masa lalu, ia pun memutuskan untuk menjadi relawan kemanusiaan di Palestina. Ia berangkat ke sana bersama sahabatnya, Adin.
Sampai suatu ketika, mereka bertemu dengan Hayya (Amnah Hasanah Shahab) --gadis cilik anak yatim piatu dari korban konflik. Kehadiran Hayya pun mengubah kehidupan Rahmat dan Adin serta orang-orang di sekitarnya.
Ustaz Erick Yusuf saat wawancara eksklusif di kantor kumparan. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
Di lokasi yang sama, Ustaz Erick Yusuf selaku produser film ini pun menambahkan bahwa isu Palestina diangkat di 'Hayya: the Power of Love 2' lantaran dalam sejarahnya Palestina menjadi negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia.
ADVERTISEMENT
"Masih dalam rangka 17 Agustus, kita mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa sebetulnya saudara yang mengakui kemerdekaan kita yang pertama ya bangsa Palestina," ujarnya.
"Secara simbolik kita ingin menengahi bahwa kita punya hubungan kuat antara Indonesia dan Palestina," timpal Jastis Arimba.
Suasana wawancara eksklusif Sutradara dan pemain film Film Hayya The Movie di kantor kumparan. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
Di film yang digarap rumah produksi Warna Pictures ini nantinya juga akan menampilkan beberapa adegan terkait kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus.
Lewat film 'Hayya: the Power of Love 2', mereka berharap agar calon penonton dapat peduli terdahap sesama.
Tak hanya Fauzi Baadila, Adhin Abdul Hakim, dan Amnah Hasanah Shahab, film ini juga dibintangin pemain lainnya seperti Meyda Sefira, Hamas Syahid, Fajar Lubis, Asma Nadia, dan Ria Ricis.
ADVERTISEMENT