Masih Sulit Bicara, Tukul Arwana Berkomunikasi dengan Anggukan Kepala

13 Januari 2022 18:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tukul Arwana. Foto: Munady Widjaja
zoom-in-whitePerbesar
Tukul Arwana. Foto: Munady Widjaja
ADVERTISEMENT
Tukul Arwana belum bisa beraktivitas seperti biasa. Ya, komedian berusia 58 tahun tersebut masih menjalani masa pemulihan agar sembuh seperti sedia kala setelah pada September tahun lalu dioperasi lantaran mengalami pendarahan otak.
ADVERTISEMENT
Kini, salah satu yang rutin dilakukan Tukul Arwana supaya kondisinya pulih sepenuhnya adalah fisioterapi. Bersamaan dengan itu, ia juga menjalani terapi wicara dan okupasi.
Tukul Arwana. Foto: Munady Widjaja
Tukul Arwana menjalani terapi wicara lantaran hingga saat ini ia masih kesulitan berbicara. Hal tersebut disampaikan oleh manajer sekaligus asistennya, Rizky Kimon.
"Untuk komunikasi sendiri memang untuk bicara belum optimal. Tapi, mungkin nanti ditunjang dengan fisioterapi wicara, insyaallah, Mas Tukul akan lekas membaik dan bisa bicara," ungkapnya di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Meski masih sulit bicara, Tukul Arwana sudah lebih mampu memahami lawan bicara. Menurut Rizky Kimon, Tukul biasanya berkomunikasi atau merespons dengan anggukan kepala.
"Komunikasi masih sama, 'Oke,' (dengan cara) ngangguk. Tetapi, setidaknya, pemahaman beliau membaik," ucapnya.
Tukul Arwana. Foto: Munady Widjaja
Di samping itu, kemampuan mengingat Tukul Arwana pun masih baik. Ia mengenali rekan-rekan artis yang datang menjenguk.
ADVERTISEMENT
"Masih. Bahkan, beberapa rekan artis yang menjenguk pun, (entah) rekan artis atau rekan media juga, beliau langsung paham siapa. Kecuali pakai masker, ya, bingung, 'Ini siapa?' Tapi, kalau lepas masker, langsung paham. Masih mengenali," tuturnya.
Secara keseluruhan, menurut Rizky Kimon, kondisi kesehatan Tukul Arwana menunjukkan kemajuan yang signifikan. Ia perlahan mulai bisa berdiri meski belum sanggup berjalan seperti dulu. Juga sudah mulai bisa mengunyah makanan walaupun harus yang lunak.