Dinar Candy Bantah Cari Sensasi soal Aksi Berbikini di Pinggir Jalan

13 Agustus 2021 17:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
DJ Dinar Candy saat ditemui dikawasan Tendean, Jakarta, Jumat, (13/11/2020). Foto: Dok. Ronny
zoom-in-whitePerbesar
DJ Dinar Candy saat ditemui dikawasan Tendean, Jakarta, Jumat, (13/11/2020). Foto: Dok. Ronny
ADVERTISEMENT
Dinar Candy telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pornografi. Ini merupakan imbas dari aksi protes perpanjangan PPKM yang dilakukan Dinar Candy sambil berbikini di pinggir jalan, beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
Terkait aksi tersebut, banyak orang yang menilai Dinar Candy hanya mencari sensasi saja di tengah pandemi COVID-19 ini. Namun, DJ berusia 28 tahun itu membantahnya.
Hal tersebut diungkapkan Dinar Candy kepada Antonius Rovy saat jadi bintang tamu di kanal YouTube Dapur Bincang Online. Awalnya, Dinar Candy mengatakan dirinya stres menghadapi pandemi COVID-19.
DJ Dinar Candy saat ditemui dikawasan Tendean, Jakarta, Selasa, (4/8). Foto: Ronny
"Bentar, stres atau cari sensasi?" tanya Antonius Rovy.
"Nah, kalau dibilang cari sensasi, Dinar harus mau diundang ke tv-tv, tapi Dinar enggak mau, nolak itu," jawab Dinar Candy.
Pemain sinetron 9 Bulan itu mengaku belum berani menerima undangan talkshow di televisi. Meskipun ditawarkan bayaran yang lebih dari biasanya, ia tetap menolak.
"Dari kemarin diundang ke tv, katanya mau eksklusif, katanya, 'Dinar ada ekstra bujet.' Aduh enggak berani, deh. Enggak berani," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, Dinar Candy menuturkan bahwa pada saat itu, ia sama sekali tidak terpikir untuk mencari sensasi. Aksi turun ke jalan sambil berbikini hanyalah cara Dinar Candy mengekspresikan diri.
"Tidak kepikiran sama sekali (cari sensasi). Itu beneran stres, drop. Video kemarin, tuh, kayak kecelakaannya Dinar. Bentuk Dinar stres, ternyata pelampiasannya (harusnya) enggak gitu," ucap Dinar Candy.
Dinar Candy pun beranggapan mungkin dirinya harus mencari pasangan hidup. Hal itu diharapkan bisa membuatnya lebih bisa mengontrol diri sebelum melakukan sesuatu.
"Jadi kan bisa nanya dulu, 'Sayang aku mau begini' 'Jangan' kan gitu. Kalau enggak ada pasangan, kan, ya suka-suka sendiri," pungkasnya.