Charlie's Angels: Perjuangkan Feminisme Lewat Kisah Klasik yang Asyik

13 November 2019 13:25 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Poster film 'Charlie's Angels' Foto: IMDb
zoom-in-whitePerbesar
Poster film 'Charlie's Angels' Foto: IMDb
ADVERTISEMENT
Dalam waktu dekat, film reboot 'Charlie's Angels' akan tayang di bioskop-bioskop Indonesia. Disutradarai oleh Elizabeth Bank, film tersebut dibintangi oleh Kristen Stewat sebagai Sabina, Ella Balinska sebagai Jane, dan Naomi Scott sebagai Ellena.
ADVERTISEMENT
Reboot 'Charlie's Angels' diharapkan bisa melanjutkan kesuksesan serial 'Charlie's Angels' (1976) dan dua film terdahulu yang rilis pada 2000 dan 2003. Apalagi, Columbia Pictures sudah mengucurkan uang hingga Rp 672 miliar untuk proses penggarapan.
Secara sederhana, reboot 'Charlie's Angels' memiliki latar waktu 15 tahun setelah film 'Charlie's Angels: Full Throttle'. Townsend Agency, perusahaan yang mempekerjakan para Angels, sudah melebarkan sayap dan berada di berbagai belahan dunia.
Charlie, seorang misterius pemilik Townsend Agency, telah merekrut ribuan Angels. Karena itu, Charlie juga mempekerjakan puluhan Bosley sebagai asisten sekaligus pemimpin dan pelatih para Angels.
Charlie's Angels. Foto: Dok. Columbia Pictures
Film bermula ketika Bosley dari Inggris (Patrick Stewart) menyuruh para Angels, termasuk Sabina dan Jane, untuk meringkus Johnny Smith (Chris Pang). Setelah berhasil, Sabina dan Jane mendapat tugas dari Bosley asal Prancis (Djimon Hounsou) yang dihubungi oleh seorang ilmuwan bernama Ellena.
ADVERTISEMENT
Ellena merasa, Townsend Agency adalah organisasi swasta yang tepat untuk melindungi dirinya serta proyek teknologi mutakhir ciptaannya, Calisto. Proyek tersebut Ellena rasa amat berbahaya, karena belum sepenuhnya lulus uji coba dan dapat menyebabkan malapetaka jika dipergunakan oleh sembarang orang.
Ternyata, seorang pembunuh bayaran benar-benar mencoba untuk menghabisi nyawa Ellena dan mendapatkan Calisto. Ia bersama Sabina, Jane, dan seorang Bosley asal California (Elizabeth Banks), berupaya untuk mencari tahu siapa yang menjadi atasan sang pembunuh bayaran dan apa motif utamanya menyerang.
Apakah Charlie's Angels dan Ellena bisa melindungi Calisto serta nasib banyak orang di seluruh dunia? Siapakah sosok kriminal yang berani melakukan pembunuhan keji demi teknologi mutakhir buatan Ellena?
Charlie's Angels. Foto: Dok. Columbia Pictures
Untuk mengetahui jawabannya, silakan tonton sendiri film reboot 'Charlie's Angels'.
ADVERTISEMENT
Jika kalian menyukai film-film laga, khususnya film laga dengan tokoh protagonis perempuan, ini tentu bisa jadi tontonan alternatif yang seru dan menyenangkan.
Sebenarnya, kisah yang tersaji sangat lah klasik khas 'Charlie's Angels' sejak era serial televisi yang mengudara pada 1976 sampai dua film terdahulu. Inti dari ceritanya adalah, tiga perempuan, Charlie's Angels, dan satu Bosley menyelesaikan misi serta mengalahkan banyak musuh yang mayoritas laki-laki.
Namun, kasus di film reboot 'Charlie's Angels' memang lebih berbelit. Karena, ada lebih dari satu Bosley di seluruh dunia yang mungkin saja memiliki perbedaan prinsip dan cara pandang hidup.
Tiga tokoh utama, Sabina, Jane, dan Ellena, juga memiliki watak yang hampir mirip seperti tiga Angels di dua film terdahulu. Contohnya, Sabina amat mirip seperti Dylan Sanders (Drew Barrymore) yang kurang cerdas, selalu sial, namun pandai bertarung dalam kondisi-kondisi sulit.
Charlie's Angels. Foto: Dok. Columbia Pictures
Untung semua aktor yang terlibat bisa tampil keren. Stewart yang terlihat amat macho dengan rambut pendek dan tubuh berotot benar-benar menanggalkan persona Bella Swan di film 'Twilight', sedangkan Naomi Scott berani tampil penuh debu dan luka sehingga tidak lagi nampak seperti Princess Jasmine di film live-action 'Aladdin'.
ADVERTISEMENT
Patrick Stewart dan Elizabeth Banks yang sudah berumur juga sukses tampil prima sebagai Bosley. Bahkan, keduanya menjadi pembawa plot twist penting di film reboot 'Charlie's Angels'.
Ada pula Hodak (Jonathan Tucker), seorang pembunuh bayaran sadis yang mengerikan dan amat lihai bertarung.
Agak disayangkan ketika melihat penokohan Hodak terlalu mirip seperti Thin-Man (Crispin Glover), musuh bebuyutan para Angels di dua film terdahulu yang terkenal gemar menciumi rambut.
Charlie's Angels. Foto: Dok. Columbia Pictures
Ada beberapa cameo dan reference di film reboot 'Charlie's Angels' yang menarik bagi banyak fans sejati. Namun, untuk melihat hal-hal tersebut pastikan kalian tidak keluar duluan dari studio di bioskop ya!
Mungkin, akan ada sequel dari reboot 'Charlie's Angels'. Kalian akan tahu alasannya saat benar-benar menonton film tersebut sampai tuntas.
ADVERTISEMENT