RUPSLB PT LIB: Organisasi Seumur Jagung, tapi Sudah Perombakan Fundamental

20 Mei 2020 20:53 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Cucu Sumantri, Direktur  Utama PT LIB. Foto: Ferry Tri Adi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Cucu Sumantri, Direktur Utama PT LIB. Foto: Ferry Tri Adi/kumparan
ADVERTISEMENT
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) menuai pro dan kontra.
ADVERTISEMENT
Salah satu yang menentang ialah Gede Widiade, Presiden Persiba Balikpapan. Mantan Direktur Utama Persija Jakarta itu menganggap RUPSLB tak sesuai esensi.
Ia menaruh kecewa. Kepengurusan baru PT LIB yang masih seumur jagung atau berjalan sekitar lima bulan tak selaiknya melakukan perombakan mendasar.
“Mekanisme memang sudah betul. Pergantian direksi atau direksi mundur hal yang wajar. Cuma esensinya saja yang membuat saya kecewa. Ini baru seumur jagung, tapi harus melakukan aktivitas yang sangat fundamental,” ujar Gede Widiade pada Rabu (20/5/2020).
Menurut Gede, para pemegang saham PT LIB, yaitu klub-klub Liga 1, sudah sepakat sebelumnya dalam memilih Cucu Sumantri sebagai Direktur Utama.
Seharusnya, Cucu sebagai orang baru di sepak bola dibimbing agar menjalankan roda perusahaan dengan baik.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama Persija, Gede Widiade Foto: Dok. Media Persija
“Apa pun yang terjadi, ‘kan sudah ada kesepakatan. Kita sudah tahu Pak Cucu dan Pak (Mochamad) Iriawan orang baru di sepak bola. Jadi, orang baru itu harusnya dibimbing. Namun, kenapa sudah seperti ini,” kata Gede.
Lebih lanjut, Gede ingin pemilihan jajaran petinggi PT LIB harus terbuka. Dan, orang profesional harus mengisi kursi yang ditinggalkan Cucu beserta tiga komisaris lain, yaitu Sonhadji (Komisaris Utama), Hasani Abdulgani, dan Hakim Putratama.
Jangan lagi ada orang-orang yang merangkap jabatan seperti sebelumnya. Soalnya, perang kepentingan akan tinggi.
Seperti diketahui, Cucu merupakan Wakil Ketua Umum PSSI serta Hasani dan Sonhadji yang menjabat anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
“Semoga organisasi lebih profesional. Saya mengutip Presiden Madura United (Achsanul Qosasi) bahwa seharusnya yang memegang PT LIB itu orang profesional. Tidak bisa orang dalam, Exco, atau dari federasi. Perang konfliknya tinggi.”
ADVERTISEMENT
“Saya berharap PT Lib lebih dewasa menunjuk orang profesional. Harus belajar dari masa lalu,” tutur Gede.
---
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk, bantu donasi atasi dampak corona.