Mengungkap Hubungan Erick Thohir dan Djamal Attamimi yang Sodorkan StreetScooter

3 Desember 2021 15:15 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menteri BUMN Erick Thohir (ketiga dari kiri) saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri BUMN Erick Thohir (ketiga dari kiri) saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
ADVERTISEMENT
Nama Djamal Attamimi disebut-sebut sebagai orang yang menawarkan startup mobil listrik asal Jerman, StreetScooter, ke Menteri BUMN Erick Thohir agar dibeli Indonesia Battery Corporation (IBC).
ADVERTISEMENT
Rencana pembelian StreetScooter ke IBC sendiri ramai diperbincangkan karena harganya yang mahal, USD 170 juta atau sekitar Rp 2,43 triliun (kurs dolar Rp 14.300). Ditanya mengenai Djamal Attamimi, Erick Thohir ternyata mengaku kenal baik dan memang menawarkan StreetScooter.
"Lho Djamal itu, saya kenal baik. Apa salahnya dia menawarkan? Yang penting saya tidak ada kick back (dijanjikan dapat imbalan). Jangan suudzon," kata Erick kepada kumparan di Gedung DPR RI, Kamis (2/11).
Meski begitu, Erick tak menjelaskan detail perihal hubungan baiknya dengan Djamal. Di matanya sebagai seseorang yang kompeten di bidang bisnis.
Dia juga menegaskan, meski Djamal menawarkan StreetScooter, tapi rencana pembeliannya akan tetap memperhitungkan kajian kelayakannya (feasible).
"Jadi enggak pernah berpikir ambil (keuntungan) itu. Jadi kita enggak pernah drive kepentingan pribadi. Saya enggak pernah, buktiin saja. Urusan feasible atau enggak, kan bukan saya yang nentuin," kata dia.
ADVERTISEMENT

Sosok Djamal Attamimi, Komisaris TOBA yang Kini Tinggal di Singapura

StreetScooter GmbH merupakan anak usaha Deutsche Post DHL. Deutsche Post DHL dilaporkan ingin menjual StreetScooter. Sebab, proyek StreetScooter tidak berhasil, kendaraannya memiliki banyak masalah teknis, dan StreetScooter juga mengalami kerugian besar dalam beberapa kasus.
Djamal Attamimi. Foto: TBS Energi Utama
Odin Automotive, perusahaan yang didirikan di Luksemburg pada pertengahan September 2021, disebut-sebut sebagai calon pembeli StreetScooter. Odin dipimpin oleh manajer Stefan Krause, yang merupakan pemegang saham utama.
Tapi Stefan Krause tidak sendirian. Pemegang saham lainnya adalah Djamal Attamimi dan Mathew Paul Richards. Djamal Attamimi merupakan investment banker kelahiran Semarang yang saat ini berdomisili di Singapura. Ia tercatat sebagai Komisaris PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA).
Saham TOBA sebelumnya dikendalikan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang kemudian dilepas kepada perusahaan Singapura, Highland Strategic Holding Pte Ltd pada awal Desember 2017.
ADVERTISEMENT
Sedangkan Mather Paul Richards saat ini tercatat sebagai Direktur PT Trikomsel Oke Tbk. Menurut sumber kumparan, IBC rencananya masuk ke StreetScooter lewat Odin Automotive.